Kado Istimewa untuk A Kurnaesih, Habis Terbakar Rumahnya Dibedah Polsek Sepaku

Penulis: Redaksi  •  Senin, 15 Juni 2026 | 13:43:50 WIB

KALAMANTHANA, Penajam – Wajah A Kurnaesih semringah. Harapan kembali memiliki rumah yang layak ditinggali, kian membuncah.

Senin 15 Juni 2026, berkah datang menghampiri A Kurnaesih. Perempuan tersebut kedatangan sejumlah personel Polres Penajam Paser Utara. Kedatangan mereka untuk melakukan bedah rumah.

A Kurnaesih adalah warga RT 07 Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Rumahnya mengalami kerusakan berat setelah terbakar pada beberapa waktu lalu.

Polres Penajam Paser Utara menjadikan bedah rumah tersebut sebagai bagian memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dengan bergotong royong bersama masyarakat, mereka melakukan bedah rumah A Kurnaesih.

Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin, menyampaikan kegiatan bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban Ibu Kurnaesih dan keluarganya serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Kapolsek Sepaku.

Pelaksanaan bedah rumah dimulai sejak pukul 09.00 Wita. Sejumlah pekerjaan dilakukan secara gotong royong, di antaranya mengaduk campuran semen dan pasir untuk proses pemlesteran tembok, serta menggali pondasi untuk pembangunan toilet dan septic tank sebagai bagian dari penyediaan fasilitas hunian yang lebih layak.

Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin, menambahkan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi pengabdian institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi warga. Nilai gotong royong dan kebersamaan inilah yang terus kami bangun bersama masyarakat,” katanya.

Kegiatan bedah rumah tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang turut membantu proses pengerjaan. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top