Bimtek APBD, DPRD Kapuas Tingkatkan Kompetensi

Penulis: Huda  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04:00 WIB
DPRD Kapuas mengikuti Bimtek pembahasan KUPA, PPAS-P dan Perubahan APBD 2026 untuk memperkuat kapasitas penganggaran daerah.

KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas dalam pembahasan rancangan KUPA, PPAS-P, serta Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Universitas Ngurah Rai dan berlangsung di Kuta Beach Club Hotel Badung, Bali, 28–31 Juli 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, mengatakan Bimtek tersebut penting untuk memperkuat pemahaman jajaran legislatif dalam menjalankan fungsi penganggaran, khususnya menghadapi pembahasan perubahan APBD 2026.

“Bimtek ini bertujuan untuk memastikan setiap alur anggaran benar-benar efektif dan efisien untuk kemajuan daerah serta pelayanan publik yang lebih optimal,” kata Ardiansah, Senin (9/8/2026).

Menurutnya, materi yang diberikan berfokus pada mekanisme, strategi dan taktik, serta sinkronisasi dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P), hingga Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Peningkatan kapasitas tersebut dinilai penting mengingat pembahasan perubahan APBD membutuhkan pemahaman yang komprehensif agar setiap kebijakan anggaran dapat disusun secara objektif dan sesuai kebutuhan daerah.

“Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, DPRD diharapkan seluruh jajaran legislatif semakin siap menghadapi dinamika pembahasan anggaran secara objektif, efektif, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ardiansah menegaskan, DPRD Kapuas akan terus mendorong agar proses pembahasan perubahan APBD dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Hal ini dilakukan demi memastikan setiap alokasi anggaran perubahan benar-benar transparan, akuntabel, dan berorientasi langsung pada percepatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas,” pungkasnya.

Ia berharap hasil Bimtek dapat diterapkan dalam pembahasan KUPA, PPAS-P, dan Raperda Perubahan APBD 2026, sehingga kebijakan anggaran yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Kapuas. (fan).

 

 

 

Reporter: Huda
Back to top