Geger Kebakaran Hebat, Bangunan di Grand Pelita Kotim Tak Terselamatkan

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:21:39 WIB
Kebakaran bangunan di Perumahan Grand Pelita, Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat malam (21/8/2026).

KALAMANTHANA, Sampit – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang berada di tengah kawasan perkebunan Perumahan Grand Pelita, Jalan Pelita Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat malam (21/8/2026).

Bangunan yang berada sekitar 100 meter dari badan jalan tersebut dilalap api hingga nyaris seluruhnya hangus. Kobaran api yang besar terlihat dari video yang beredar dan membuat suasana di sekitar lokasi menjadi geger.

Berdasarkan video yang beredar, api tampak berkobar dan membakar seluruh bangunan. Kepulan asap juga terlihat membubung di sekitar lokasi.

Peristiwa ini terjadi saat Kotim masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut memunculkan dugaan kebakaran rumah berkaitan dengan api dari area sekitar, meski belum ada kepastian mengenai sumber api.

Wakil Koordinator III Satgas Karhutla Kotim sekaligus Ketua Satgas Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur, Rihel, membenarkan adanya laporan satu rumah yang terbakar.

“Ya, kayaknya satu rumah,” ujarnya.

Rihel menyebut pihaknya belum memperoleh informasi mengenai keberadaan penghuni rumah saat kebakaran terjadi. Ia berharap tidak ada orang yang berada di dalam bangunan ketika api mulai membesar.

“Ya, mudah-mudahan saja kosong. Belum dapat informasinya, ada orang atau tidak. Rumahnya sekitar 100 meter dari jalan,” tambahnya.

Lokasi rumah yang cukup jauh dari akses jalan menjadi salah satu kendala dalam memperoleh informasi cepat mengenai kondisi di dalam bangunan. Sementara itu, api yang membesar membuat rumah tersebut tidak dapat diselamatkan.

Belum diketahui secara pasti kapan api pertama kali muncul maupun apa yang menjadi pemicu kebakaran. Informasi mengenai korban dan kerugian material juga masih menunggu laporan dari lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penanganan dan memastikan api tidak meluas ke area lainnya. Penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. (su
 

Reporter: Redaksi
Back to top