KALAMANTHANA, Sampit – Apes betul nasib pemilik rumah di Desa Tangar, Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur ini. Ditinggal pergi ke Sampit, rumah dan mobilnya malah hangus dilalap si jago merah.
Kebakaran yang melanda sebuah rumah di kawasan Desa Tangar itu berlangsung cukup mencekam, Minggu 23 Agustus 2026. Api berkobar menghanguskan rumah dan mobil.
Rumah tersebut berada dikawasa Tangar KM 22, di pinggir Jalan Sarpatim. Saat api muncul, tidak ada penghuni di dalam bangunan karena pemilik rumah diketahui sedang berada di Kota Sampit.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan. Kobaran api yang membesar membuat warga berusaha melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Dalam video yang beredar, kobaran api terlihat membesar dan membakar bagian bangunan. Asap tebal membumbung dari lokasi, sementara sejumlah warga tampak berupaya menjinakkan api dengan peralatan seadanya.
Besarnya kobaran api membuat suasana di sekitar lokasi semakin menegangkan. Warga harus bergerak cepat untuk memastikan api tidak merambat ke bagian lain di sekitar rumah.
Kekhawatiran warga cukup beralasan karena rumah berada di kawasan yang masih terdapat bangunan lain. Namun, kondisi permukiman di sekitar lokasi relatif renggang sehingga jarak antar rumah cukup berjauhan.
Warga setempat, Aldianto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, rumah dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi.
“Rumah itu sedang kosong karena pemiliknya pergi ke Sampit. Saat kebakaran terjadi, mobil yang berada di lokasi juga ikut dilalap api,” ujar Aldianto.
Ia menambahkan, rumah tersebut berada di pinggir Jalan Sarpatim dengan kondisi permukiman di sekitarnya yang tidak terlalu padat. Jarak antara rumah satu dengan lainnya cukup berjauhan sehingga bangunan tidak berdiri berdekatan.
“Rumah berada di pinggir Jalan Sarpatim dan cukup jauh dari bangunan warga lainnya,” jelas Aldianto.
Kondisi tersebut membuat api tidak dilaporkan menjalar ke rumah warga lainnya. Kebun yang berada di sekitar bangunan juga disebut tidak ikut terbakar. (su)