KALAMANTHANA, Bandar Lampung – Laga Isen Mulang Kalteng FC vs Persebaya Surabaya tak membuat pelatih Bajul Ijo, Bernardo Tavares, memandang enteng lawan. Dia meminta pasukannya tampil ibarat di final Champions League.
Duel Isen Mulang Kalteng FC vs Persebaya Surabaya pada pekan keempat BRI Super League 2026/27 akan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat 9 Oktober 2026 mulai pukul 19.00 WIB.
Menjelang laga Isen Mulang Kalteng FC vs Persebaya Surabaya ini, klub asal Kalimantan Tengah itu belum meraih satu poin pun dari tiga laga yang sudah dimainkan.
Tapi, Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, meminta pemain tetap waspada saat menghadapi tuan rumah yang berada di dasar klasemen sementara.
“Menurut pandangan saya, setelah melihat pertandingan-pertandingan terakhirnya, mereka memiliki peluang bagus,” kata pelatih asal Portugal itu.
Dia mencontohkan saat Isen Mulang Kalteng FC menantang Arema FC di laga pembuka Indonesia Super League. Isen Mulang Kalteng FC kurang karena Arema mencetak gol kilat dan tiga gol lainnya dari tendangan penjuru.
“Begitu pula saat melawan Bali United, mereka punya dua peluang besar sebelum Bali United mencetak gol lewat kesempatan pertama mereka,” katanya.
Saat melawan Bhayangkara FC pun, Bernardo Tavares menilai Isen Mulang Kalteng FC sempat menciptakan peluang sebelum Bhayangkara FC mencetak gol. “Lagi-lagi lewat kesempatan pertama lawan,” tambahnya.
Dia menilai tiga laga yang sudah dilalui Isen Mulang Kalteng FC tidak menjadi alasan bagi Persebaya untuk menganggap pertandingan akan berjalan mudah.
“Kualitas tim ini tidak tercermin dari hasil akhirnya saja. Performa mereka sebenarnya lebih baik daripada sekadar catatan tiga kekalahan tersebut,” katanya.
Persebaya, tambahnya, sudah melakukan analisa terhadap Isen Mulang Kalteng FC. Hasilnya, klub tersebut banyak menciptakan peluang, terutama dalam dua pertandingan terakhir.
“Namun, sayangnya mereka kurang beruntung,” tutur Bernardo Tavares.
Kondisi tersebut membuat Isen Mulang Kalteng FC harus bekerja keras untuk mendapatkan poin pertama. Namun, dia melihat ada hal yang perlu diantisipasi Persebaya.
“Saya melihat semangat juang pemain menunjukkan sikap yang bagus, baik saat menyerang maupun bertahan. Pastinya, mereka ingin segera keluar dari posisi juru kunci klasemen,” sambungnya.
Kini bagi Persebaya, laga melawan Isen Mulang FC menjadi ujian untuk menjaga konsistensi permainan. Kewaspadaan sejak awal dibutuhkan agar mereka tidak kehilangan poin ketika menghadapi tim yang tengah berusaha bangkit.
“Jadi, kami harus tetap fokus sejak menit pertama hingga akhir. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama seperti pada pertandingan sebelumnya. Kami harus bermain maksimal seolah-olah sedang melakoni laga final Liga Champions,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu. (*)