Kabut Asap Palangka Raya, Dompet Dhuafa Hadirkan Rumah Aman

Penulis: Huda  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 00:03:24 WIB
Dompet Dhuafa menghadirkan Rumah Aman Asap di Palangka Raya sejak 31 Agustus 2026, menyediakan perlindungan sementara dan layanan kesehatan bagi warga terdampak kabut asap.

KALAMANTHANA, Palangka Raya  - Dompet Dhuafa menghadirkan Rumah Aman Asap atau Safe House di Kota Palangka Raya sejak 31 Agustus 2026 untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejak akhir Agustus 2026, karhutla di Kalimantan Tengah semakin meluas dan menyebabkan kabut asap yang kian pekat, khususnya di Palangka Raya. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia (lansia), serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan.

Program Rumah Aman Asap bertujuan menyediakan tempat perlindungan sementara dengan kualitas udara dalam ruangan yang lebih terjaga. Selain itu, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dasar selama kondisi kabut asap masih mengganggu aktivitas warga.

Safe House Dompet Dhuafa berlokasi di Ma'had As Syafi'i, di samping Kantor Samsat Palangka Raya, dan beroperasi setiap Senin hingga Sabtu.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah, Puji Siswanto, menjelaskan fasilitas tersebut dilengkapi pendingin ruangan dan didukung tenaga kesehatan yang bersiaga untuk melayani masyarakat.

“Safe House tersedia seperti adanya pendingin ruangan, tenaga kesehatan siaga, layanan oksigen, pemeriksaan saturasi oksigen, pemeriksaan tekanan darah, nutrisi dan vitamin hingga obat-obatan dasar,” kata Puji.

Ia menambahkan, sejak program dimulai pada 31 Agustus hingga 18 Oktober 2026, Rumah Aman Asap telah mencatat sebanyak 95 kunjungan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa keberadaan Safe House telah dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu alternatif untuk memperoleh perlindungan sementara serta mengakses layanan kesehatan dasar di tengah kondisi kabut asap,” tambahnya.

Selain menyediakan Rumah Aman Asap di Palangka Raya, Dompet Dhuafa juga menjalankan berbagai upaya penanganan dampak karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan data per 20 Oktober 2026, Dompet Dhuafa telah melakukan 22 titik pemadaman, memberikan 112 layanan kesehatan, mendistribusikan 518 makanan siap saji, serta membagikan 2.741 masker kepada masyarakat terdampak.

Kegiatan tersebut menjangkau sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Kota Pontianak di Kalimantan Barat. Di Kalimantan Tengah, upaya penanganan dilakukan di wilayah Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya. Respons serupa juga dilakukan di Riau dan Sumatera Selatan.

Dompet Dhuafa menyebut kebutuhan mendesak masyarakat terdampak mencakup air bersih dan layanan kesehatan, di samping upaya pemadaman karhutla yang terus dilakukan.

Melalui berbagai layanan tersebut, Dompet Dhuafa berupaya membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap sekaligus memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi darurat berlangsung.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi Islam yang berfokus pada pemberdayaan kaum dhuafa melalui pendekatan budaya, welas asih, dan wirausaha sosial. Selama lebih dari tiga dekade, lembaga ini menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola organisasi berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, serta berupaya memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan syariah. (*).

Reporter: Huda
Back to top