Kualitas Udara Palangka Raya Membaik, Pangkalan Bun Kini Terburuk di Kalimantan

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:13:58 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Pangkalan Bun menggeser Palangka Raya sebagai kota di Kalimantan dengan kualitas udara terburuk pada hari ini.

Baik Pangkalan Bun maupun Palangka Raya masih tergabung dalam deretan kota-kota di Indonesia dengan status kualitas udara berbahaya.

Kualitas udara di Kalimantan Tengah saat ini masih menjadi salah satu yang terburuk. Dua kota di Bumi Tambun Bungai berada dalam kondisi level berbahaya.

Kedua kota itu adalah Kota Palangka Raya dan Pangkalan Bun. Keduanya berada dalam daftar kota dengan udara terburuk di Indonesia.

Kota Palangka Raya agak mengalami perbaikan dibanding sehari sebelumnya. Kualitas udaranya mulai membaik meski masih tetap dalam status berbahaya.

Posisinya bahkan kini diambil alih Pangkalan Bun. Kota di wilayah barat Kalimantan Tengah ini menjelma menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Kalimantan.

Keduanya hanya kalah dibandingkan Muaro Jambi di Provinsi Jambi yang kini menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia.

Kota Pangkalan Bun, sebagaimana terpantau dari laman BMKG pada Sabtu 24 Oktober 2026 pukul 08.07 WIB, menjadi kota dengan kualitas udara terburuk kedua di Indonesia saat ini.

BMKG mencatat tingkat konsentrasi partikulatnya mencapai 547,4 ug/m. Angka ini pun tak beda jauh dengan sehari sebelumnya pada 559,9 ug/m.

Tak kalah buruknya adalah Kota Palangka Raya. Saat ini, kualitas udaranya juga berada pada level berbahaya dengan 542,9 ug/m Meski begitu, angka konsentrasi partikulat ini jauh membaik dibanding sehari sebelumnya yang berada di level 800-an.

Terpantau dari laman bmkg.go.id, kota lain di Tanah Borneo, yakni Banjarbaru di Kalimantan Selatan, kini juga terus membaik. Dia berada dalam kelompok kota dengan udara tidak sehat. Konsentrasi partkulatnya turun dari 111,8 ug/m sehari sebelumnya menjadi 93,1 ug/m.

Daftar kualitas udara kota di Kalimantan

Berbahaya

Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah) 547,4 ugm

Palangka Raya (Kalimantan Tengah): 542,9

Tidak sehat

Sintang (Kalimantan Barat) 104,9

Samarinda (Kalimantan Timur): 102,3

Banjarbaru (Kalimantan Selatan) 93,1

Kubu Raya (Kalimantan Barat): 78,4

Sedang

Kotabaru (Kalimantan Selatan): 36,0
 

Reporter: Redaksi
Back to top