Barito Utara Capai 96 Koperasi Merah Putih: Tonggak Ekonomi Desa Menuju Indonesia Mandiri

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Selasa, 22 Juli 2025 | 16:49:06 WIB
KALAMANTHANA, Muara Teweh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama pemangku kepentingan telah sukses memfasilitasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (MP) sebanyak 96 unit hingga 28 Juni 2025. “Ini pencapaian luar biasa, karena kami berhasil menuntaskan 100 persen target pembentukan koperasi. Terdiri dari 87 koperasi desa dan 9 koperasi kelurahan di 93 desa, 10 kelurahan, dan 9 kecamatan,” ujar Mastur pada Selasa (22/7/2025). Proses pendirian dilakukan lewat Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang juga menetapkan kepemimpinan koperasi. Beberapa unit koperasi digabung untuk efisiensi dan penguatan kapasitas, seperti:
  • Kopkel MP Montallat I–Tumpung Laung I
  • Kopdes MP Paring Lahung–Rubei
  • Kopdes MP Jangkang Baru–Jangkang Lama–Nihan Hulu
  • Kopdes MP Tanjung Harapan–Lawarang–Linon Besi I
  • Kopdes MP Sangkorang–Siwau
Sementara 83 desa dan 8 kelurahan lainnya memiliki koperasi mandiri sesuai nama wilayah masing-masing. Peluncuran koperasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi rakyat yang inklusif dan berkeadilan. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak roda ekonomi dari akar rumput, menciptakan sistem ekonomi desa yang tangguh dan berdaya saing. “Barito Utara patut bangga karena turut menggelorakan semangat koperasi dari pelosok Kalimantan Tengah untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera,” tambah Mastur. Sebelumnya pada Senin (21/7/2025), Pemkab Barito Utara mengikuti peluncuran nasional 80.081 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI, Prabowo Subianto secara virtual. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Bupati Indra Gunawan, Sekda Muhlis, Forkopimda, kepala OPD, camat, kades, lurah, serta para ketua koperasi di Barito Utara. Program ini merupakan bagian dari Asta Cita ke-6 Presiden—menggerakkan ekonomi lokal dalam upaya pengentasan kemiskinan dari desa, sejalan dengan dua program lainnya: cek kesehatan gratis dan sekolah rakyat. (Mit)
Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top