Speedboat SB Fauziah Indah Tenggelam di Sungai Barito, 20 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Senin, 15 September 2025 | 08:23:42 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh — Sebuah speedboat yang melayani trayek Muara Teweh–Buntok PP, SB Fauziah Indah, dilaporkan mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, pada Minggu malam, (14/9/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut laporan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops PB BPBD Barito Utara, insiden tersebut pertama kali diketahui setelah warga sekitar mendengar teriakan minta tolong dari arah Sungai Barito. Tanpa menunggu lama, warga segera melakukan pertolongan menggunakan perahu motor (kelotok) milik mereka.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 20 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Mereka terdiri dari 17 penumpang, satu motoris, dan dua anak buah kapal (ABK). Tiga penumpang dilaporkan mengalami luka dan tengah menjalani perawatan medis. Sementara itu, data resmi jumlah penumpang masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.

Speedboat SB Fauziah Indah dikemudikan oleh nakhoda Achmad Arfandi (Saka), dengan ABK bernama Rivaldo dan Yudi. Berikut daftar penumpang yang telah teridentifikasi:

1. Titin Sumarni – Buntok Baru – Muara Teweh

2. Elita – Buntok Baru – Muara Teweh

3. Rasman – Paring Lahung – Muara Teweh

4. Jeck Bram – Paring Lahung – Muara Teweh

5. Nanang Kasim – Buntok Baru – Muara Teweh

6. Padil – Kemawen – Muara Teweh

7. Yupita – Pepas – Muara Teweh

8. Nike Purwati – Sikan – Muara Teweh

9. Dedet – Terusan – Muara Teweh

10. Astiah – Tumpung Laung – Muara Teweh

11. Erla – Tumpung Laung – Muara Teweh

12. Ipa – Tumpung Laung – Muara Teweh

13. Ilma – Tumpung Laung – Muara Teweh

14. Gilang – Tumpung Laung – Muara Teweh

15. Muhammad Rafii – (tidak tercatat) – Muara Teweh (di rumah sakit)

16. Ilham Triprayogi – (tidak tercatat) – Muara Teweh (di rumah sakit)

17. Nama tidak diketahui – (tidak tercatat) – Muara Teweh (sudah kembali ke rumah)

Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengirimkan tim ke lokasi setelah menerima laporan.

“Kami langsung menerjunkan personel TRC/Pusdalops PB ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi dan membantu proses evakuasi. Alhamdulillah, berkat kesigapan warga dan tim gabungan, 20 orang berhasil dievakuasi. Penyebab kecelakaan ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujar Rizali Hadi.

Sebagai langkah antisipatif, BPBD Barito Utara mengimbau masyarakat pengguna transportasi air untuk selalu mengutamakan keselamatan, termasuk memastikan kelengkapan alat pelindung diri dan mematuhi kapasitas angkut sesuai ketentuan. (sly).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top