Ramadan Kondusif, Satpol PP Kotim Perketat Penertiban Kenakalan Remaja di Ruang Publik

Penulis: Huda  •  Kamis, 19 Februari 2026 | 19:33:32 WIB
Aksi tak senonoh muda mudi di Kotim baru-baru ini.

KALAMANTHANA, Sampit  – Selama Bulan Suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur meningkatkan pengawasan dan penertiban terhadap kenakalan remaja di sejumlah ruang publik.

Langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur tersebut bertujuan menjaga ketertiban umum serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman.

Penertiban difokuskan pada lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja, seperti taman kota, stadion, dan fasilitas umum lainnya. Aparat juga menyoroti berbagai perilaku menyimpang, mulai dari tindakan tidak senonoh di ruang publik, bolos sekolah pada jam pelajaran, hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kotim, Sugoro Daru Pradibyo, mengatakan pihaknya telah menyusun jadwal serta program penertiban yang dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

“Penertiban ini dilakukan untuk mencegah kenakalan remaja, terutama di luar lingkungan sekolah dan pada waktu-waktu rawan. Kami lebih mengutamakan pembinaan agar remaja memahami pentingnya menjaga ketertiban dan norma sosial,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan memberikan sanksi, melainkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam melindungi generasi muda dari pengaruh perilaku negatif.

“Kami ingin generasi muda di Kotim tumbuh dengan karakter yang baik dan mampu menjaga perilaku, terlebih di bulan Ramadan. Ini momentum untuk memperkuat pembinaan dan kesadaran bersama,” tambahnya.

Selama Ramadan, Satpol PP Kotim juga meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada malam hari dan waktu-waktu rawan, serta melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan dini.

Pemerintah daerah berharap upaya tersebut mampu menjaga ketenangan ibadah Ramadan sekaligus mendorong generasi muda agar lebih disiplin dan berperan positif dalam menjaga ketertiban serta citra daerah. (Darmo).

Reporter: Huda
Back to top