KALAMANTHANA, Palangka Raya – Pada momentum Ramadan tahun ini Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengingatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner agar tetap mengedepankan kualitas serta keamanan pangan.
“Ramadan menjadi kesempatan emas bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan. Namun demikian, aspek kesehatan dan keselamatan konsumen harus menjadi prioritas utama dalam setiap produk yang dijual,” ujarnya, Selasa (24/2).
Khemal menekankan pentingnya memastikan bahan baku yang digunakan aman, sehat, dan layak konsumsi. Ia mengingatkan agar bahan untuk pembuatan kue, minuman, maupun menu berbuka puasa tidak mengandung zat berbahaya.
“Bahan-bahan harus dipastikan tidak mengandung zat berbahaya. Jangan sampai demi mengejar keuntungan, ada yang menggunakan bahan tambahan yang tidak baik bagi kesehatan. Itu tentu merugikan konsumen dan dapat berdampak jangka panjang,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memperhatikan masa kedaluwarsa bahan baku. Meski tampak baik secara fisik, bahan seperti santan, gula, dan tepung tetap harus dicek kelayakannya sebelum digunakan.
“Walaupun bahannya terlihat bagus, tetap harus diperiksa tanggal kedaluwarsanya. Jika sudah tidak layak, tentu tidak baik dikonsumsi dan bisa berdampak pada kesehatan masyarakat,” lanjutnya.
Ia berharap seluruh pelaku UMKM dapat menjaga kepercayaan konsumen dengan menghadirkan produk yang sehat, higienis, dan berkualitas, sehingga suasana Ramadan tetap membawa berkah bagi semua pihak. (Mit).