Aksi Busuk di Malam Lebaran, Pria Ini Gagahi Anak di Bawah Umur Dinihari

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 26 Maret 2026 | 13:11:31 WIB

KALAMANTHANA, Tanjung Redeb – Di tengah suasana lebaran, pria di Kecamatan Segeh, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berurusan dengan polisi. Dia menodai gadis di bawah umur.

Seorang pria di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, diamankan polisi. Dia diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Aksi tersebut dilakukan J, pria berusia 22 tahun itu, pada Minggu 22 Maret 2026 atau pada hari kedua lebaran. Dia melakukan aksi busuknya terhadap Kembang, sebut saja begitu, gadis yang baru berusia 15 tahun, memasuki dinihari, sekitar pukul 02.00 Wita.

Aparat kepolisian bergerak dan melakukan penyelidikan setelah menerima laporan pada Selasa 24 Maret 2026.

“Saat ini kasus telah kami tangani dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem.

Berdasarkan keterangan, kejadian bermula saat Kembang berkomunikasi dengan pelaku melalui pesan singkat, kemudian mendatangi rumah pelaku.

Keduanya sempat berbincang di dalam kamar hingga akhirnya terjadi dugaan tindak pidana tersebut.

“Setelah kejadian, korban sempat menginap di rumah pelaku karena merasa takut untuk pulang. Keesokan harinya, korban diantar ke rumah keluarganya dan kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya,” jelas Kapolsek.

Mendapatkan informasi tersebut, pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ke Polsek Segah untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu set pakaian korban dan satu unit handphone.

Lisinius Pinem menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara ini secara serius dan profesional.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada korban serta menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana serupa.

“Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam mencegah terjadinya kejahatan terhadap anak,” pungkasnya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top