KALAMANTHANA, Palangka Raya - Kegiatan pembukaan pembinaan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Tengah resmi digelar pada Jumat malam (13/2/2026) di SPN Polda Kalteng. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan diikuti 381 siswa perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Kalteng, didampingi 70 guru dan personel Polres.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, yang diwakili Plt. Sekretaris Dinas Safrudin, menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalteng, khususnya Direktorat Lalu Lintas, atas inisiatif kegiatan strategis ini. “Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi luar biasa dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan kepolisian, lalu lintas, kamtibmas, serta pembinaan karakter,” ujarnya.
Safrudin menegaskan bahwa PKS bukan sekadar simbol, melainkan kader siswa unggul yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan. Ia mengingatkan peserta agar menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, pelopor disiplin, serta bijak dalam bermedia sosial. Pesan Gubernur Agustiar Sabran juga disampaikan, agar generasi muda menuntut ilmu setinggi mungkin, menjauhi narkoba, dan menghindari pergaulan negatif.
Perwakilan Polda Kalteng, Imam Riyadi, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan di SPN diatur ketat dengan disiplin pleton sebagai nilai utama. Pembentukan pleton tidak berdasarkan asal daerah, melainkan simbol kebhinekaan. “Di SPN ini kita satu bumi kandung, semuanya bersaudara. Tidak ada ego sektoral, semuanya saling menghargai,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan materi keselamatan berlalu lintas, tata tertib, kesadaran hukum, hingga pembentukan mental melalui yel-yel dan lagu pembangkit semangat. Dinas Pendidikan berharap durasi pembinaan ke depan dapat diperpanjang menjadi lima hingga tujuh hari agar materi lebih optimal. (Mit).