Banjir Kepung Kuala Kuayan, Sekolah Ditutup dan Aktivitas Warga Lumpuh

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08:21 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Banjir mengepung Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Akibat banjir makin memperparah aktivitas warga. Air yang belum juga surut merendam jalan utama, fasilitas umum hingga lingkungan sekolah, membuat aktivitas masyarakat nyaris lumpuh.

Genangan setinggi sekitar 37 sentimeter masih menutup sejumlah titik vital di kawasan tersebut pada Kamis (21 Mei 2026. Jalan Pelangkong, Jalan Kuala Kuayan–Tumbang Sapiri, Jalan Kuala Kuayan–Bawan Tanjung Jariangau hingga Gang Rawa Indah berubah seperti jalur air yang sulit dilintasi warga.

Anak-anak sekolah menjadi salah satu yang paling terdampak. Halaman SDN 2, SDN 3, SDN 4 Kuala Kuayan dan PAUD RA Islamiyah ikut terendam banjir. Kondisi itu memaksa sekolah menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka.

SDN 02 dan SDN 03 Kuala Kuayan kini menerapkan sistem belajar dari rumah demi menghindari risiko bagi para siswa yang harus melintasi jalan tergenang.

Camat Mentaya Hulu, Edison mengakui banjir yang bertahan beberapa hari terakhir mulai menekan aktivitas masyarakat di Kuala Kuayan.

“Memang masih ada beberapa titik yang tergenang. Aktivitas masyarakat ikut terganggu, terutama akses jalan dan kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Menurut Edison, keselamatan warga terutama anak-anak sekolah menjadi perhatian utama pemerintah kecamatan di tengah kondisi banjir yang belum stabil.

“Keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas. Karena itu sekolah yang terdampak masih belajar dari rumah sampai kondisi memungkinkan,” katanya.

Tak hanya sekolah dan jalan, kawasan sekitar Masjid Hidayatul Iman juga ikut dikepung genangan. Warga harus ekstra hati-hati saat beraktivitas karena permukaan jalan yang tertutup air berpotensi membahayakan, terutama saat malam hari.

Pemerintah kecamatan bersama pihak terkait masih terus memantau perkembangan debit air sambil berharap cuaca membaik dan banjir segera surut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama saat melintas di wilayah yang masih tergenang banjir,” tandas Edison. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top