KALAMANTHANA, Sampit – Sudah tiga hari Sifa Zahra meninggalkan rumahnya. Jejak remaja Sampit itu belum tercium juga. Kemana perginya Sifa?
Kepergian Sifa Zahra kini memicu kekhawatiran di tengah keluarganya. Remaja berusia 16 tahun itu pergi dari rumah sejak tiga hari lalu dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Sifa Zahra diketahui tinggal di kawasan Jalan Haji Imran, Jembatan Kuning, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hingga Jumat (22/5/2026), keluarga masih terus berupaya mencari keberadaan korban yang disebut pergi bersama seorang pria.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sifa Zahra meninggalkan rumah pada Rabu (20/5/2026) pagi. Saat itu ia membawa tas berisi pakaian dan pergi tanpa pamit kepada keluarga. Sejak saat itu, korban tidak pernah lagi memberikan kabar.
Kondisi tersebut membuat pihak keluarga semakin cemas karena nomor telepon korban maupun pria yang bersamanya sudah tidak dapat dihubungi.
“Sifa pergi sudah tiga hari sejak Rabu, Dia pergi sama laki-laki itu sambil bawa pakaian. Handphone mereka juga sudah tidak aktif,” ujar Weny, tetangga korban, Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Weny, keluarga sebenarnya sempat mengetahui adanya komunikasi antara korban dengan pria tersebut. Bahkan pria itu disebut pernah berencana mengajak korban ke kampung halamannya. Namun keluarga tidak menyangka korban benar-benar pergi diam-diam.
“Baru kenal sekitar dua bulan. Mamanya sekarang terus kepikiran karena sampai sekarang belum ada kabar sama sekali,” katanya.
Hilangnya korban yang masih di bawah umur langsung menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah tetangga ikut membantu mencari informasi keberadaan Sifa Zahra dengan menghubungi teman-teman dekat maupun kerabat korban.
Keluarga berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Mereka juga meminta bantuan masyarakat apabila melihat atau mengetahui keberadaan Sifa Zahra agar segera melapor kepada keluarga maupun pihak kepolisian.
Sementara itu, pihak keluarga dikabarkan tengah mempersiapkan laporan resmi ke aparat berwajib guna mempercepat proses pencarian korban. (su)