Jurnalis Senior Tantawi Jauhari Juara Lomba Domino Jurnalis Session 7

Penulis: Huda  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 05:40:06 WIB
Empat orang juara lomba Domino JOC Kopigin session 7, yang dilaksanakan di café Kopigin, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026).

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Berakhir sudah Lomba Domino Jurnalis Session 7 yang digelar Komunitas Jurnalis Of Crime (JOC) bersama Komunitas Jurnalis Pecinta Kopi (KJPK) di Kopigin Café, Jalan Salampak Umar, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026).  

Haji Tantawi Jauhari, jurnalis senior, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Fatur (juara dua), Said (juara tiga), dan Zainur (juara empat). Para pemenang berhak atas hadiah berupa peralatan rumah tangga seperti kompor gas, dispenser, magicom, kipas angin, serta helm dari Satlantas Polresta Palangka Raya. Sementara juara lima hingga 32 juga mendapat hadiah hiburan berupa perlengkapan rumah tangga dan penunjang aktivitas liputan.  

“Ahirnya bisa menjadi juara dengan ketatnya persaingan. Terimakasih kawan-kawan atas kebersamaan, semoga session berikutnya bisa digelar lagi dan kita bisa kumpul bersama kembali,” ujar Haji Tantawi Jauhari usai pertandingan.  

Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh pemilik Kopigin Café, Fajrin, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan. “Selamat bagi pemenang, dan terimakasih sudah melaksanakan kegiatan domino rekan-rekan jurnalis di tempat kami. Semoga ada kesempatan lagi bisa melaksanakan kegiatan lomba di sini,” ungkapnya.  

Fajrin menambahkan, lomba ini bukan hanya ajang kebersamaan, tetapi juga bentuk kolaborasi wartawan dengan masyarakat dalam menghidupkan olahraga, rekreasi, dan dukungan terhadap UMKM.  

Ketua Panitia JOC Kopigin Domino Season-7, Giben Van Vuntun, menyampaikan terima kasih kepada mitra kerja dan insan pers yang ikut serta. Ia juga menyoroti dukungan Satlantas Polresta Palangka Raya yang memanfaatkan ruang ini untuk sosialisasi antisipasi balap liar dan kecelakaan lalu lintas. “Insya Allah bulan depan kami upayakan akan dilaksanakan lagi di tempat berbeda dengan nuansa berbeda,” tutup Giben. (*).

Reporter: Huda
Back to top