Kematian Dokter Muda Cemerlang Asal Sampit Zulfikar Drakel, IDI Beberkan Hasil Investigasi, Ternyata....

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 13:39:05 WIB

KALAMANTHANA, Bandarlampung – Dokter muda cemerlang asal Sampit, Kotawaringin Timur, Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia di Metro, Lampung. IDI Wilayah Lampung pun memberi penjelasan.

IDI Wilayah Lampung menyebutkan kematian Muhammad Zulfikar Drakel, dokter muda kelahiran Sampit, di Kota Metro, bukanlah karena beban kerja yang berlebihan.

IDI Wilayah Lampung menyebutkan Muhammad Zulfikar Drakel diduga meninggal dunia akibat penyakit penyerta yang sebelumnya tidak diketahui.

“Jadi hasil investigasi yang dilakukan menunjukkan tidak ditemukan indikasi overwork atau kerja berlebihan. Kami juga tidak menemukan adanya bullying maupun kekerasan di tempat kerja,” kata Ketua IDI Wilayah Lampung Josi Harnos di Bandarlampung, Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, investigasi dilakukan dengan meminta keterangan dari sesama dokter magang, rumah sakit tempat bertugas, direktur rumah sakit, hingga dokter pendamping.

“Dari hasil penelusuran, ditemukan dugaan adanya penyakit penyerta yang tidak pernah diketahui sebelumnya,” kata Josi.

Kemudian, lanjut dia, di dalam tubuh yang bersangkutan juga terdapat indikasi infeksi. Namun jenis dan sumber infeksi tidak dapat dipastikan, karena keluarga menolak dilakukan otopsi.

“Ada infeksi, tetapi tidak bisa ditegakkan infeksi apa, di mana, dan seperti apa, karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Kami menghormati keputusan keluarga tersebut,” katanya.

Josi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter. Zulfikar yang merupakan dokter magang (internsip).

“Kami juga mengapresiasi keterlibatan Kementerian Kesehatan, Kepolisian, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Pengurus Besar IDI, serta Dinas Kesehatan provinsi, dalam proses investigasi,” katanya.

Diketahui dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia pada 21 Juli 2026 saat menjalani masa pengabdian di RSUD Sukadana, Lampung Timur.

Jenazah Muhammad Zulfikar Drakel ditemukan pada Selasa 21 Juli 2026 malam di kamar mandi tempat penginapannya, di sebuah guest house di Kecamatan Metro, Kota Metro, Lampung.

Jasad Muhammad Zulfikar Drakel pertama kali ditemukan saat penjaga penginapan curiga karena dia tak keluar kamar selama beberapa hari. Saat kamar dibuka paksa, almarhum diteukan sudah tak bernyawa. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top