Bupati Barito Timur Buka Pelatihan Relawan Tanggap Darurat Bencana

Penulis: Huda  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 19:43:31 WIB
Bupati Barito Timur M. Yamin membuka pelatihan relawan tanggap darurat bencana, menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi karhutla, banjir, dan bencana lain.

KALAMANTHANA, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Relawan Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Barito Timur yang resmi dibuka Bupati M. Yamin di halaman Kantor BPBD Damkar Barito Timur, Kamis (23/7/2026).  

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, serta puluhan calon relawan dari berbagai organisasi, di antaranya Relawan Matabu Jaya, Relawan Mungkur Kandangan, Relawan Aneska, Relawan Marahu, Sulung Rescue, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Bagok, hingga Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Damkar.  

Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menegaskan bahwa Barito Timur memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai bencana, mulai dari karhutla, kebakaran permukiman, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang. “Bencana tidak pernah memberi pemberitahuan waktu kedatangannya. Yang paling dibutuhkan bukan hanya alat bantuan, melainkan manusia berhati mulia yang siap datang lebih dulu, bertindak lebih cepat, dan berjuang lebih keras demi menyelamatkan sesama,” ujarnya.  

Ia menekankan relawan sebagai kekuatan masyarakat yang memiliki peran strategis mendukung pemerintah saat kondisi darurat. Kehadiran mereka di lapangan menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan sekaligus memperkuat ketangguhan daerah.  

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada CSR PT Adaro Indonesia yang konsisten mendukung penanggulangan bencana di Barito Timur melalui bantuan logistik, mobil pemadam kebakaran, dan ambulans. “Atas nama masyarakat dan pemerintah, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada CSR PT Adaro Indonesia atas dukungannya sehingga pelatihan ini dapat terselenggara,” katanya.  

Selama pelatihan, peserta dibekali materi teknik evakuasi korban, pertolongan pertama, navigasi di medan sulit, penanganan korban, hingga penguatan disiplin dan kerja sama tim. Pembekalan ini diharapkan meningkatkan kesiapan relawan sekaligus meminimalkan risiko kesalahan saat menghadapi situasi darurat.  

Menutup sambutannya, M. Yamin berpesan agar relawan menjunjung tinggi amanah dalam misi kemanusiaan. “Tanamkan rasa amanah. Menjadi relawan berarti memegang kepercayaan atas nyawa orang lain. Jangan pernah meremehkan tugas sekecil apa pun,” tegasnya.  

Bupati berharap pelatihan ini melahirkan relawan tangguh, profesional, dan sigap sehingga menjadi kekuatan utama Barito Timur dalam menghadapi berbagai potensi bencana. “Jika bencana datang lagi, kita tidak lagi panik, tidak lagi bingung, dan tidak lagi sendirian. Kita siap, kita sigap, dan kita pasti bisa bangkit bersama,” pungkasnya. (Anigoru).

Reporter: Huda
Back to top