Malam Membara di Sei Sengkuang, Kebocoran Gas Bikin Rumah Terbakar

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:54:39 WIB

KALAMANTHANA, Sanggau – Malam membara di Sei Sengkuang, Sanggau. Sebuah rumah semi permanen terbakar pada Jumat 31 Juli 2026.

Rumah tersebut milik Wanto (45). Berada di Lingkungan Doku, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Sanggau, Kalimantan Barat, rumah itu terbakar sekitar pada malam hari.

Kebakaran bermula sekitar pukul 20.20 WIB ketika Safardy (13), yang berada di dalam rumah, sedang memasak menggunakan kompor gas. Saat memasak, tiba-tiba muncul api dari bagian kepala tabung gas yang diduga mengalami kebocoran.

Safardy kemudian berupaya memadamkan api tersebut. Namun, upaya itu tidak berhasil dan kobaran api justru semakin membesar.

Melihat kondisi tersebut, Safardy berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu memadamkan api yang mulai meluas.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sanggau.

Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan pengerahan sejumlah unsur untuk melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 20.54 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Proses penanganan melibatkan Damkar Kabupaten Sanggau, BPBD, Manggala Agni Sanggau, KPH Sanggau Timur, personel Polres Sanggau, Polsek Kapuas, Koramil Kapuas, Damkar Yayasan Bhakti Sentosa, serta masyarakat sekitar.

Selain Safardy, polisi juga mencatat Mus (32) sebagai saksi dalam peristiwa tersebut. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pendataan serta mencatat identitas korban, saksi, dan keterangan awal mengenai kronologi kebakaran.

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, mengungkapkan penanganan dilakukan secara cepat setelah informasi kebakaran diterima sehingga api dapat dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan dukungan masyarakat, sehingga api dapat segera dikendalikan. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” katanya.

Berdasarkan keterangan awal di lokasi, sumber api diduga berasal dari bagian kepala tabung gas yang mengalami kebocoran saat digunakan untuk memasak. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kebakaran.

“Untuk penyebab pastinya masih perlu dilakukan pemeriksaan. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum proses investigasi selesai. Unit Reskrim Polsek Kapuas akan berkoordinasi dengan Inafis Satreskrim Polres Sanggau untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” ujar Marianus.

Api yang cepat membesar diduga turut dipengaruhi oleh kondisi material di dalam rumah yang disebut terdapat gabus dan bahan-bahan plastik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan nilai kerugian materiil hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top