Adu Dua Motor Tengah Malam Buta di Sampit, Suami-Istri Dilarikan ke Rumah Sakit

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:38:04 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Suasana tenang di Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mendadak berubah panik setelah dua sepeda motor terlibat kecelakaan.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu 2 Agustus 2026 dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, termasuk sepasang suami istri yang tengah berada di satu sepeda motor.

Laporan kecelakaan yang diterima relawan PMI Kotim langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati para korban dalam kondisi mengalami luka akibat benturan sehingga segera diberikan pertolongan pertama sebelum dievakuasi menggunakan ambulans.

Salah seorang relawan PMI Kotim, Sidik, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, ketiga korban telah dievakuasi.

“Korban perempuan mengalami luka yang cukup serius, sedangkan suaminya mengalami nyeri di bagian pinggang. Korban lainnya mengalami luka pada bagian kepala dan tangan,” ujarnya.

Berdasarkan data relawan, korban perempuan berinisial LH (26) mengalami luka paling serius. Ia diduga mengalami cedera pada tulang paha kiri, luka robek di pelipis kiri, serta bengkak dan memar pada area mata akibat kerasnya benturan saat kecelakaan.

Suaminya, GH (34), juga menjadi korban. Pria tersebut mengalami nyeri pada bagian pinggang dan luka robek di pelipis kiri. Meski mengalami luka, ia tetap mendapat penanganan segera bersama istrinya sebelum dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya berinisial MA (19) mengalami luka robek pada dahi sebelah kiri serta luka lecet pada tangan.

Ketiga korban sama-sama mendapatkan penanganan awal di lokasi untuk mencegah kondisi mereka memburuk.

Sidik menerangkan, setelah proses asesmen dan penanganan awal selesai dilakukan, seluruh korban kemudian dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun faktor yang diduga menjadi pemicu tabrakan antara kedua sepeda motor itu.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja, terutama pada malam hingga dini hari.

Minimnya aktivitas di jalan sering kali membuat sebagian pengendara lengah atau memacu kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi.

Di sisi lain, kondisi tubuh yang lelah, mengantuk, maupun kurang fokus saat berkendara juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Masyarakat diharapkan selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan layak sebelum memulai perjalanan. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top