Rumah Kosong di Belakang SDN 3 Ketapang Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 19:23:08 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Sebuah rumah semi permanen di Jalan Djuanda, Gang Resmi, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), Kotawaringin Timur (Kotim), ludes terbakar, Jumat (7/8/2026) pagi.

Rumah yang berada di kawasan belakang SDN 3 Ketapang tersebut diketahui dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang sebagian besar menggunakan material kayu.

Kobaran api dan kepulan asap terlihat saat aktivitas belajar mengajar di SDN 3 Ketapang berlangsung. Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga di sekitar lokasi.

Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengatakan rumah tersebut diketahui milik Aran, 75 tahun. Bangunan berukuran sekitar 5 x 8 meter itu merupakan rumah semi permanen.

“Informasi awal yang kami terima, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Api juga sudah ditangani masyarakat dan relawan ketika petugas tiba di lokasi,” kata Hery.

Informasi kebakaran diterima Disdamkarmat Kotim sekitar pukul 09.36 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.42 WIB.

Saat petugas datang, masyarakat dan relawan kebakaran telah lebih dahulu berupaya menangani kobaran api. Petugas kemudian melakukan pemadaman dan memastikan api tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi.

Material kayu pada bagian rumah membuat api cepat membesar. Bangunan akhirnya terbakar hampir seluruhnya sebelum api berhasil dikendalikan.

Kobaran api berhasil dilokalisir sekitar pukul 10.02 WIB. Lima menit kemudian petugas memasuki tahap pendinginan dengan menyisir bagian-bagian bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali menyala.

“Setelah api berhasil dilokalisir, petugas melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di sekitar lokasi. Setelah dipastikan aman, operasional kami nyatakan selesai,” ujarnya.

Setelah proses pendinginan dan pemeriksaan selesai, operasi penanganan kebakaran dinyatakan berakhir sekitar pukul 10.24 WIB. Seluruh armada kemudian kembali ke Markas Komando Disdamkarmat Kotim sekitar pukul 10.36 WIB.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian masih dalam pendataan," lanjutnya.

Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari mana api pertama kali muncul dan apa yang menjadi pemicunya.

Kondisi rumah yang kosong saat kejadian juga menjadi salah satu informasi penting dalam penanganan peristiwa tersebut. Tidak adanya penghuni di dalam rumah membuat tidak ada korban yang harus dievakuasi.

Kebakaran ini terjadi tidak jauh dari lingkungan sekolah dan berlangsung ketika kegiatan belajar mengajar sedang berjalan. Meski api tidak dilaporkan merambat ke bangunan sekolah, kepulan asap dan kobaran api sempat membuat suasana di sekitar SDN 3 Ketapang menjadi perhatian warga.

Petugas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Pemeriksaan instalasi listrik dan sumber api sebelum meninggalkan rumah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top