Nety Herawati Minta Disdik Antisipasi Dampak Kabut Asap

Penulis: Huda  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:09:00 WIB
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj Nety Herawati

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Barito Utara dinilai mulai mengganggu kualitas udara dan jarak pandang masyarakat. Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj Nety Herawati, menegaskan kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius, khususnya terhadap anak-anak sekolah yang rentan terdampak.  

“Kita melihat kabut ini mulai sangat parah sejak awal Agustus. Saat ini kita tidak lagi bisa menghirup udara yang bersih dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh akibat kabut,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).  

Nety meminta Dinas Pendidikan memberikan arahan kepada sekolah dan guru untuk mengantisipasi dampak kabut asap, termasuk mengimbau peserta didik menggunakan masker. Ia juga menekankan pentingnya menjaga makanan yang dijual di sekolah agar tetap higienis dan aman dikonsumsi.  

Selain itu, Nety menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan yang diterima Komisi I, penyerapan makanan MBG di sejumlah sekolah masih rendah, hanya sekitar 40–50 persen. Faktor penyebabnya antara lain selera anak yang berbeda, menu kurang bervariasi, serta ketidaksesuaian makanan dengan selera peserta didik.  

Ia menegaskan perlunya evaluasi agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal. “Kita tetap mendukung apapun kebijakan pemerintah pusat dan Pemkab Barito Utara. Namun manfaat yang diberikan itu apakah benar-benar bisa dinikmati atau diserap masyarakat secara maksimal, ini yang perlu kita evaluasi,” tegasnya.  

Nety juga menyoroti pemerataan pelaksanaan MBG. Saat ini program lebih banyak dirasakan sekolah di perkotaan, sementara sejumlah sekolah di desa belum mendapatkan program serupa. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top