KALAMANTHANA, Tenggarong – VN tak tahu diri. Sudah dibantu, dia malah mencoba melakukan kekerasan seksual terhadap seorang anggota keluarga yang membantu.
Itulah yang terjadi di Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pria berusia 34 tahun itu kini harus meringkuk di ruang tahanan polisi.
VN diamankan warga setempat di sekitar kebun kelapa sawit pada Kamis 20 Agustus 2026. Warga kemudian menyerahkannya kepada Polek Muara Kaman.
Dia dibidik dengan pasal tindak pidana percobaan pemerkosaan dan kekerasan seksual dan kini menjalani proses penegakan hukum.
Kepala Polsek Muara Kaman Iptu Herwin membenarkan pihaknya kini mengamankan VN. Polsek, sebutnya, menangani perkara ini setelah VN diamankan warga.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari korban, kejadian bermula sehari sebelum peristiwa. Saat itu, terduga pelaku datang ke rumah korban untuk meminta makanan, minuman, serta tempat tinggal karena mengaku membutuhkan pekerjaan.
Korban yang merasa iba kemudian memberikan bantuan dan mengizinkan terduga pelaku menginap.
“Pada Rabu pagi, korban bersama anggota keluarganya dan terduga pelaku berangkat menuju kebun kelapa sawit di Desa Menamang Kiri untuk melakukan pekerjaan,” kata Kepala Polsek Muara Kaman.
Sesampainya di lokasi, terduga pelaku menyampaikan keinginannya untuk bekerja sekaligus tinggal di pondok kebun.
Ketika anggota keluarga korban pergi berbelanja kebutuhan sembako dan perlengkapan untuk memperbaiki pondok, korban bersama terduga pelaku berada di sekitar pondok kebun.
Herwin menjelaskan, sekitar pukul 11.00 Wita, saat korban sedang beristirahat dan minum di halaman pondok, terduga pelaku diduga melakukan tindakan seksual secara paksa terhadap korban.
Korban kemudian berupaya melepaskan diri dan melarikan diri dari lokasi.
“Dalam situasi tersebut, terduga pelaku juga diduga mengambil sebilah parang dan mengayunkannya ke arah korban,” jelasnya.
Untung saja, korban berhasil menghindar dan melakukan perlawanan hingga terduga pelaku terjatuh.
“Selanjutnya, korban bersembunyi di sekitar tanggul tanah di pinggir jalan HTI sambil menunggu anggota keluarganya kembali,” jelas Herwin. (*)