Luar Biasa! Lahan Empang 5 Hektare Pun Ikut Terbakar di Babulu Laut, Untung Bisa Dipadamkan

Penulis: Redaksi  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 07:31:13 WIB

KALAMANTHANA, Penajam – Kebakaran hutan dan lahan alias karhutla di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terhitung cukup parah. Bayangkan, lahan empang di Babulu Laut pun ikut terbakar.

Tak tanggung-tanggung, lahan empang alias tambak di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara itu, terbakar dalam lingkup luas. Tak kurang dari 5 hektare.

Beruntung, kebakaran lahan empang di Babulu Laut tersebut akhirnya bisa dipadamkan pada Minggu 23 Agustus 2026 oleh tim gabungan, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara.

Kebakaran lahan empang di Babulu Darat itu sebenarnya sudah terjadi sejak Rabu 19 Agustus 2026. Tapi, BPBD Penajam Paser Utara baru menerima laporan empat hari kemudian.

Itupun sudah siang, sekitar pukul 14.00 Wita. Tapi, BPBD dan tim gabungan tak kenal hari libur. Hari itu juga, mereka melakukan penanganan terhadap lahan empang milik Abdul Aris itu.

Begitu menerima laporan, Pusdalops BPBD Penajam Paser Utara langsung menuju Desa Babulu Laut. Mereka berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Tapi, perjalanan menuju titik api di Babulu Darat itu tidak mudah. BPBD Penajam Paser Utara harus melakukan perjalanan jalur laut menggunakan speed boat dari Pospol Airud Desa Babulu Laut dengan waktu tempuh 15 menit.

Di lokasi, BPBD PPU melakukan koordinasi dengan pihak lain. Termasuk dengan Camat Babulu, Danramil Babulu, Polsek Babulu, Kapospol Babulu Laut.

Mereka pun membahas strategi pemadaman bersama Kepala Desa Babulu Laut, Satpol PP Kecamatan Babulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna Babulu Darat, mahasiswa Universitas Mulawarman yang sedang KKN di sana, kepala dusun, dan termasuk warga.

Proses pemadaman pun dilakukan dengan menggunakan dua unit mobil operasional dan satu unit mesin portable yang dibawa BPBD Penajam Paser Utara.

Selain itu, digunakan pula satu unit speed boat dan satu unit mesin portable dari Desa Babulu Laut, satu unit motor trail dari Koramil Babulu, satu unit motor trail Babinsa, satu unit mesin portabel dari warga dan satu unit perahu nelayan.

Proses pemadaman dilakukan dengan cara penyemprotan menggunakan dua mesin portable dengan tiga mata semprot.

Proses pemadaman dan pendinginan selesai pukul 11.55 Wita.  Secara visual di lokasi kebakaran lahan empang sudah tidak terdapat titik asap yang dapat menimbulkan titik api baru. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top