KALAMANTHANA, Sampit – Bagi AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra, penugasan menjadi Kepala Polres Kotawaringin Timur ibarat pulang ke kampung halaman kedua.
Kadek Dwi Yoga didapuk sebagai Kepala Polres Kotawaringin Timur menggantikan AKBP Resky Maulana Zulkarnain. Serah terima jabatan berlangsung di Mapolda Kalimantan Tengah, Rabu 9 September 2026 pagi.
Sebelum didapuk menjadi Kepala Polres Kotawaringin Timur, Kadek Dwi Yoga pernah bertugas di wilayah hukum Polres Kotawaringin Timur. Lima tahun dia berada di sana.
Tak hanya di Polres Kotawaringin Timur, Kadek Dwi Yoga bahkan sudah mengenal wilayah Kalimantan Tengah lainnya. Dia juga pernah ditempatkan di Polres Barito Timur dan Polres Kapuas.
Sentuhan pertama Kadek Dwi Yoga dengan Polres Kotawaringin Timur terjadi pada akhir tahun 2025. Setelah bertugas di Polres Barito Timur, dia ditempatkan di Polres Kotawaringin Timur.
Saat itu, I Kadek Dwi Yoga dipercaya menjadi Kasat Intelkam Polres Kotawaringin Timur. Tak sedikit kasus-kasus yang ditangani Polres Kotawaringin Timur berawal dari hasil kerjanya.
Hampir tiga tahun menjadi Kasat Intelkam Polres Kotawaringin Timur, kemampuannya pun dijajal dengan memegang kendali wilayah. Dia dipercaya menjadi Kapolsek Parenggean pada 2018.
Sempat ditarik ke Polda Kalimantan Tengah, Kadek Dwi Yoga kemudian sempat meninggalkan Kalimantan Tengah. Dia mendapatkan promosi menjadi Kasat Reskrim Polres Banyuwangi dengan pangkat AKP.
Tetapi, panggilan Bumi Tambun Bungai kembali menggodanya. Pada Februari 2022, dia dipercaya Kapolri menjadi Wakil Kepala Polres Kapuas dan naik pangkat menjadi Kompol.
Saat itu, dia mendampingi Kapolres Kapuas saat itu, AKBP Qori Wicaksono, menangani beragam kasus. Salah satu yang fenomenal adalah pengungkapan kasus pembunuhan sadis sesama rekan kerja di Sei Daha, Desa Tumbang Tihir, Kecamatan Kapuas Hulu.
Karier Kadek Dwi Yoga terus meningkat. Dia kemudian dipercaya menjadi Kasudit III Tipikot Ditreskrimsus Polda Banten dan menjalankannya sepanjang 2024 hingga 2026, sebelum pulang ke kampung keduanya di Polres Kotawaringin Timur. (*)