Ular King Cobra 3 Meter Mengintai di Bawah Tumpukan Pupuk, Warga Jaya Karet Panik

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 10 September 2026 | 11:51:13 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Keberadaan seekor ular king cobra berukuran sekitar tiga meter membuat warga Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotawaringin Timur, diliputi kecemasan.

Ular king coba berbisa itu ditemukan pada Kamis 10 September 2026 pagi. Dia berada di bawah tumpukan pupuk milik warga Desa Jaya Karet, Mentawa Hilir Selatan.

Posisi ular king cobra yang tersembunyi membuat upaya penanganan tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemilik rumah di Desa Jaya Karet, Mentaya Hilir Selatan, itu pun memilih meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Informasi mengenai keberadaan ular tersebut diterima Pos Damkar Sektor Samuda sekitar pukul 08.40 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar 18 menit kemudian.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapat petunjuk dari pelapor mengenai posisi terakhir ular terlihat. Tim selanjutnya memeriksa tumpukan pupuk yang menjadi tempat persembunyian reptil tersebut.

“Ular terakhir terlihat masuk ke bawah tumpukan pupuk. Karena ukurannya besar dan jenisnya king cobra, warga tidak berani mengambil risiko sehingga langsung meminta bantuan petugas,” kata Angga, warga yang melaporkan kejadian tersebut.

Situasi menjadi cukup menegangkan ketika petugas harus membongkar dan memeriksa bagian bawah tumpukan pupuk untuk memastikan posisi ular.

Dengan menggunakan unit MTPK 12, petugas Damkar Sektor Samuda yang dipimpin Kepala Pos Supianor bersama Saleh dan Tri akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan ular tersebut.

“Setelah posisi ular diketahui, petugas langsung melakukan penanganan dengan tetap memperhatikan keselamatan di sekitar lokasi. Ular berhasil kami amankan dan tidak ada korban dalam kejadian ini,” ujar Supianor.

Penanganan berlangsung sekitar 15 menit, mulai pukul 09.00 hingga 09.15 WIB. Proses evakuasi juga mendapat dukungan dari Polsek Jaya Karya Samuda, Koramil Samuda dan Relawan Pemadam Api Samuda (RPAS).

Ular king cobra yang diamankan diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter. Setelah operasi selesai, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Sektor Samuda dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut. Cuaca saat proses penanganan berlangsung cerah.

Kemunculan ular berukuran besar di sekitar permukiman ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan warga, terutama ketika menemukan ular berbisa yang bersembunyi di lokasi sulit dijangkau. Petugas mengimbau warga tidak mencoba menangkap sendiri dan segera meminta bantuan apabila menemukan kondisi serupa. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top