KALAMANTHANA, Banjarmasin – Mata Arif kadang-kadang terlihat hampa. Maklum, sulit baginya tidur setelah mendengar kabar kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Pasalnya, di dalam kapal itu ada ayah, anak, dan kakaknya.
Arif termasuk salah satu keluarga korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu 13 September 2026.
Arif harap-harap cemas menunggu kabar tentang anggota keluarganya itu. Dia berharap seluruh anggota keluarganya itu bisa selamat dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 itu.
“Ayah saya Muhammad Supardi, anak saya Rijal dan kakak saya bernama Mukhlis. Mereka semua berada dalam rombongan Kapal Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin,” kata Arif sambil menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu 13 September 2026.
Arif menuturkan ia memperoleh informasi mengenai kecelakaan tersebut sekitar tengah malam dari keponakannya yang juga bekerja sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin.
Dia pun langsung berangkat dari kawasan Basirih, Banjarmasin, untuk mencari kepastian kondisi keluarganya.
Ia mengatakan informasi yang diterimanya menyebut kapal mengalami kecelakaan setelah menghadapi gelombang besar.
Namun dirinya masih menunggu kepastian mengenai kondisi ayah, anak, dan kakaknya yang berada di dalam kapal tersebut.
Arif menunggu di pelabuhan sejak pukul 11.00 Wita setelah menerima kabar tersebut.
Dia berharap proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan tim gabungan dapat segera memberikan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa 243 orang.
Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan melalui pengerahan unsur udara serta kapal SAR gabungan.
Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang (6 meninggal) dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut dalam rangkaian operasi pencarian dan evakuasi di perairan Laut Jawa.
TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sedangkan TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia dari lokasi kejadian.
Sementara itu, MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dari kapal Virgo Transport 8 dan seluruh korban tersebut dinyatakan selamat, sehingga total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 103 orang dengan 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. (*)