Ardianto Dukung Alat Berat Disiagakan Hadapi Karhutla

Penulis: Huda  •  Senin, 21 September 2026 | 17:59:00 WIB
Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Langkah Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiagakan alat berat di Kecamatan Teweh Selatan sebagai langkah antisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto.

Menurutnya, kesiapan alat berat di wilayah rawan Karhutla penting untuk mendukung petugas di lapangan, terutama ketika titik api sulit dijangkau atau membutuhkan pembukaan akses.

“Langkah Bupati untuk menyiagakan alat berat di Teweh Selatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan yang perlu kita dukung. Alat berat sangat dibutuhkan apabila petugas harus membuka akses menuju titik api atau membuat sekat bakar untuk menghambat penyebaran api,” ujar Ardianto, Senin (21/9/2026).

Ia mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dalam merespons kondisi di lapangan. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana harus dilakukan sejak dini, tidak menunggu kebakaran meluas.

Ardianto juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, petugas pemadam, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat. Koordinasi yang baik dinilai dapat mempercepat penyampaian informasi dan penanganan setiap perkembangan di lapangan.

“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Jangan menunggu api meluas baru peralatan disiapkan. Kalau alat berat sudah standby di lokasi yang membutuhkan, ketika diperlukan bisa langsung dikerahkan,” katanya.

Selain kesiapan peralatan, Ardianto mengingatkan pentingnya memperkuat upaya pencegahan. Masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan Karhutla diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Ia menyebut, penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah menyiapkan sarana dan personel, sementara masyarakat juga berperan dalam menjaga lingkungan dan melaporkan apabila ada potensi kebakaran,” ujarnya.

Ardianto berharap instruksi Bupati dapat segera ditindaklanjuti sehingga alat berat benar-benar dalam kondisi siap operasi dan dapat dikerahkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan untuk penanganan Karhutla di Kecamatan Teweh Selatan. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top