KALAMANTHANA, Sampit – Danil Octara Purwani, petugas PLN Kotawaringin Timur, meregang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas sepulang kerja. Seorang saksi pun berkisah.
Warga sekitar, Aprilia, mengatakan kondisi korban Danil Octara Purwani, setelah kecelakaan cukup parah.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
“Informasi yang saya dapat, korban diduga terserempet kendaraan lalu terjatuh. Kondisinya saat itu cukup parah,” kata Aprilia, Kamis 24 September 2026.
Setelah mendapat pertolongan di lokasi, Danil kemudian dibawa ke RSUD dr. Murjani Sampit. Korban mendapat penanganan medis akibat luka yang dialaminya dalam kecelakaan tersebut.
Namun, kondisi Danil tidak kunjung membaik. Setelah menjalani perawatan, nyawanya akhirnya tidak berhasil diselamatkan. Petugas PLN tersebut meninggal dunia akibat kecelakaan yang dialaminya.
Kabar meninggalnya Danil kemudian membawa duka bagi keluarga maupun rekan-rekannya. Danil diketahui merupakan petugas PLN yang saat kejadian sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan pekerjaannya.
Di lokasi kejadian, sepeda motor Honda CRF warna hitam yang digunakan korban juga mengalami kerusakan. Bagian depan kendaraan terlihat mengalami kerusakan dan selanjutnya diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.
Aprilia menuturkan, dirinya tidak menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan tersebut. Karena itu, ia belum dapat memastikan kendaraan yang diduga menyerempet korban maupun bagaimana persisnya benturan terjadi.
“Saya tidak melihat langsung saat kecelakaan. Jadi, soal kendaraan yang diduga menyerempet dan bagaimana awal kejadiannya, saya belum tahu pasti,” ujarnya.
Informasi mengenai kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani kepolisian. Petugas mendatangi lokasi, melakukan penanganan serta meminta keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian kecelakaan, termasuk memastikan penyebab korban terjatuh dan kendaraan yang diduga terlibat.
Pada Kamis (24/9), almarhum telah dimakamkan di TPU wilayah Baamang, Sampit. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan kerja.
Sementara itu, kasus kecelakaan di Jalan HM Arsyad tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kecelakaan. (*)