Lapas Kasongan Kembangkan Pembinaan Lewat Peternakan Ayam

Penulis: Huda  •  Selasa, 29 September 2026 | 18:27:25 WIB
Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan mengembangkan budidaya ayam petelur sebagai program pembinaan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

KALAMANTHANA, Kasongan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui bimbingan kerja budidaya ayam petelur. Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan dan peserta magang untuk memperoleh pengalaman serta keterampilan di bidang peternakan, Selasa (29/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dan peserta magang dilibatkan secara langsung dalam berbagai aktivitas pemeliharaan ayam petelur. Mulai dari merawat kandang, memberikan pakan dan minum, memantau kondisi ayam, menjaga kebersihan lingkungan peternakan, hingga mengelola hasil produksi.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, mengatakan program bimbingan kerja ini bertujuan memberikan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan dan peserta magang setelah kembali ke masyarakat.

“Kegiatan ayam petelur ini bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana peserta magang dan warga binaan mendapatkan pengalaman, disiplin, tanggung jawab, dan keterampilan kerja. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Batara Hutasoit.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memahami proses kerja secara langsung. Dengan pendampingan petugas dan peserta magang, mereka dilatih bekerja secara teratur serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Koordinator Humas Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Yustiman, menambahkan program bimbingan kerja merupakan bagian dari upaya membangun pola pembinaan yang produktif.

“Kami ingin peserta magang dan warga binaan memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Melalui budidaya ayam petelur, mereka tidak hanya belajar mengenai peternakan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan produktivitas,” tutur Yustiman.

Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan akan terus mendorong pengembangan program bimbingan kerja sesuai potensi dan kebutuhan warga binaan.

Melalui pembinaan kemandirian tersebut, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan positif sebagai bekal untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top