Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Langsung Ganti Pejabat Utama dan 19 Kapolda

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:38:07 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Sehari resmi menjadi Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto merombak formasi. Sejumlah pejabat utama, termasuk belasan kapolda, langsung diganti.

Sedikitnya 88 perwira tinggi dan perwira menengah, langung diganti Suyudi Ario Seto setelah dirinya resmi jadi Kapolri.

Mutasi yang dilakukan Suyudi Ario Seto tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu 3 Oktober 2026, mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny.

Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda).

Pada jajaran pejabat utama Mabes Polri, Komjen Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.

Selanjutnya, Irjen Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri, Irjen Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, serta Irjen Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri.

Untuk jabatan Aslog Kapolri, penugasan diberikan kepada Brigjen Agus Dwi Hermawan. Sementara Brigjen Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai As SDM Kapolri.

Pergantian juga terjadi pada posisi strategis lainnya. Irjen Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Roberto G.M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, serta Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri.

Kemudian, Irjen Ahrie Sonta N ditugaskan sebagai Kadivkum Polri, Irjen Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri, dan Kombes Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.

Mutasi juga menyasar sejumlah posisi kapolda di berbagai wilayah. Irjen Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Suhendri sebagai Kapolda Kepri, Irjen Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau, Irjen Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT, dan Irjen Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.

Untuk wilayah Banten, Brigjen Hendra Kurniawan ditugaskan sebagai kapolda. Brigjen Roy Hardi Siahaan menjadi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Dekananto Eko Purwono menjadi Kapolda Jawa Timur, Brigjen Pasma Royce menjadi Kapolda Bali, dan Irjen Jawari menjadi Kapolda Sumatera Barat.

Pergantian juga mencakup Kapolda Sulawesi Selatan yang dijabat Irjen M. Awal Chairuddin, Kapolda Jambi Irjen Widodo, Kapolda Gorontalo Irjen Nurworo Danang, Kapolda Sumatera Utara Brigjen Sonny Irawan, serta Kapolda Sumatera Selatan Brigjen Rony Samtana.

Selanjutnya, Irjen Rizal Irawan ditugaskan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat, dan Irjen Langgeng Purnomo sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Johnny mengatakan para personel yang mendapat penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing dan melanjutkan program yang telah berjalan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top