KALAMANTHANA, Palangka Raya – Prakiraan cuaca Kalimantan Tengah pada hari ini diperkirakan BMKG akan didominasi udara kabur. Dua kabupaten akan mengalami kabut asap.
BMKG dalam prakiraan cuaca Kalimantan Tengah, sebagaimana dikutip dari laman bmkg.go.id pada Minggu 4 Oktober 2026 pukul 08.28 WIB, memperkirakan kondisi cuaca di Bumi Tambun Bungai akan beragam.
Dalam prakiraan cuaca Kalimantan Tengah dari BMKG hari ini, di wilayah Bumi Tambun Bungai akan terjadi udara kabur dan kabut asap.
Cuaca udara kabur, menurut prakiraan cuaca BMKG, akan terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat dan dua tetangganya. Keduanya yakni Kabupaten Sukamara dan Lamandau.
Kabupaten Kotawaringin dan dua kabupaten tetangganya pun akan mengalami nasib serupa. Bersama Kabupaten Seruyan dan Katingan, Kotawaringin Timur pun akan mengalami cuaca udara kabur.
Udara kabur pun akan melanda Kabupaten Kapuas dan tetangganya, yakni Kabupaten Gunung Mas.
Tiga dari empat kabupaten di DAS Barito juga akan mengalami nasib serupa, bercuaca udara kabur. Ketiganya adalah Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya.
Kota Palangka Raya, pusat pemerintahan dan perekonomian di Kalimantan Tengah, menurut BMKG juga diperkirakan mengalami udara kabur pada hari ini.
Hanya saja, tidak demikian halnya dengan dua kabupaten lainnya, yakni Barito Selatan dan Pulang Pisau. Di kedua wilayah ini, BMKG memperkirakan terjadi cuaca kabut asap.
Sementara itu, suhu udara di Kalimantan Tengah juga akan relatif serupa dengan sehari sebelumnya. Rata-rata suhu udara di Bumi Tambun Bungai erada di kisaran 24-34 derajat celsius.
Prakiraan cuaca Kalimantan Tengah
Kotawaringin Barat: udara kabur, suhu 26-35 derajat celsius
Kotawaringin Timur: udara kabur, 25-35
Kapuas: udara kabur, 24-34
Barito Selatan: kabut asap, 26-34
Barito Utara: udara kabur, 25-34
Katingan: udara kabur, 24-34
Seruyan: udara kabur, 25-34
Sukamara: udara kabur, 25-34
Lamandau: udara kabur, 24-34
Gunung Mas: udara kabur, 24-34
Pulang Pisau: kabut asap, 25-36
Murung Raya: udara kabur, 23-34
Barito Timur: udara kabur, 25-34
Palangka Raya: udara kabur, 25-34