Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 masih memberikan dampak bagi masyarakat terdampak. Selain kerusakan rumah dan fasilitas publik, aktivitas gempa susulan juga membuat sebagian masyarakat memilih bertahan di tempat pengungsian dan belum beraktivitas secara normal di dalam rumah.