KALAMANTHANA, Jakarta – Aksi heroik seorang ibu menyelamatkan anaknya dalam kebakaran rumah makan di Rawamangun, Jakarta Timur, viral. Dia melompat dari lantai tiga alias rooftop.
Aksi dramatis yang dilakukan ibu tersebut menjadi perhatian warganet. Pasalnya, dia nekat melompat dari bangunan yang cukup tinggi.
Awalnya, dalam rekaman yang beredar, sang ibu terlihat melompat dari lantai tiga dan mendarat di bagian atap bangunan tetangga.
Tapi, setelah sampai di atap bangunan lain itu, sang ibu berjalan dan terlihat mendekap anaknya. Saat itu, kobaran api sudah mencapai ke rooftop rumah makan tersebut.
Beruntung, sang ibu dan anaknya tersebut berhasil selamat. Warga sekitar membantu anaknya terlebih dahulu sebelum menyelamatkan ibu tersebut.
Kebakaran itu sendiri terjadi di Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat 9 Oktober 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.
Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas di area dapur rumah makan. Akibat insiden ini, tiga pekerja mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan medis.
Dalam peristiwa kebakaran itu, empat pekerja mengalami luka bakar akibat kebakaran rumah makan Padang di Jalan Pegambiran Nomor 45B, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur itu.
“Empat korban luka bakar yakni Ibu Tya, Agung, Yusuf, Dede, akibat kebakaran rumah makan Padang di Rawamangun," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid.
Para pekerja mengalami luka bakar saat berupaya memadamkan api yang muncul di dapur lantai tiga bangunan tersebut.
"Ketika pekerja sedang memasak dan ingin mengganti tabung gas, tiba-tiba terjadi penyalaan di dapur lantai tiga," jelas Abdul.
Menurut laporan petugas, para pekerja sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, kobaran api semakin membesar sehingga upaya pemadaman awal tersebut tidak berhasil mencegah api meluas.
"Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," kata Abdul.
Adapun Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan kejadian pada Jumat pukul 07.35 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 07.41 WIB dan langsung memulai pemadaman pukul 07.42 WIB.
Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran beserta unit pendukung dengan kekuatan 40 personel dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.
"Api berhasil dilokalisasi pukul 07.55 WIB, kemudian melakukan pendinginan pada pukul 07.58 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali," kat Abdul.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah makan milik Amru (69) dengan luas sekitar 200 meter persegi. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.11 WIB. (*)