KALAMANTHANA, Sampit – Kekuatan netizen memang luar biasa. Seorang terduga pelaku pencurian tas milik perawat RSUD dr Murjani Sampir, Kotawaringin Tengah, ditangkap polisi karenanya.
Kekuatan netizen kali ini berupa beredarnya informai identitas terduga pelaku pencurian tas perawat RSUD dr Murjani di sejumlah grup Whatsapp.
Itulah yang antara lain menjadi petunjuk penting sehingga seorang pria yang diduga pelaku pencurian tas perawat RSUD dr Murjani diamankan saat menumpang kendaraan travel di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Jumat 9 Oktober 2026 malam.
Keberadaan pria itu diketahui setelah seorang perempuan yang diduga merupakan istri sopir travel mengenali penumpang suaminya dari informasi yang beredar di grup WhatsApp.
Mengetahui hal tersebut, pihak travel berupaya memastikan identitas penumpang sebelum berkoordinasi dengan polisi.
M Teguh, sepupu Febby Lovita Sari, perawat yang kehilangan tas, mengatakan informasi tersebut menjadi titik terang setelah identitas pria yang diduga terlibat dalam pencurian itu disebarluaskan.
“Alhamdulillah, ada petunjuk dari pihak travel. Pria itu ternyata sedang berada di dalam mobil yang mereka bawa,” kata Teguh, Sabtu 10 Oktober 2026.
Setelah memperoleh petunjuk, sopir travel mengambil foto penumpang tersebut untuk dicocokkan dengan informasi yang beredar. Sopir kemudian berkoordinasi dengan polisi di Sampit untuk melaporkan keberadaan pria yang dicurigai itu.
Ujungnya, polisi berhasil meringkus pria tersebut di Desa Pelantaran. Polisi datang dan mengamankan terduga pelaku pencurian tas perawat RSUD dr Murjani itu sekitar pukul 21.00 WIB.
Kasus ini bermula pada Jumat pagi, ketika tas milik Febby Lovita Sari dilaporkan hilang dari kursi ruang perawat Ruang Cempaka, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Murjani Sampit.
Sebelum kehilangan tas, Febby meletakkan barang tersebut di ruang perawat, kemudian meninggalkan tempat itu untuk menuju ruang obat.
Sekitar pukul 09.30 WIB, ia kembali untuk mengambil tas sebelum menuju ruangan wakil direktur. Namun, tas tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV yang beredar diduga memperlihatkan seorang pria menutupi tas menggunakan jaket sebelum membawanya pergi.
Rekaman itu kemudian ikut menjadi perhatian setelah informasi mengenai dugaan pencurian dan identitas pria yang dicurigai beredar di media sosial serta grup WhatsApp.
Tas tersebut berisi laptop Lenovo berwarna perak, iPhone 16 Plus berwarna merah muda, telepon genggam Realme C17, dompet berisi kartu identitas dan ATM, STNK, kunci sepeda motor, serta uang tunai Rp300.000. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp30 juta. (*)