Terus Memburuk, Kualitas Udara Palangka Raya Sudah Tembus 1.000 Sejak Dinihari Tadi

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:48:03 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kualitas udara Kota Palangka Raya terus memburuk. Statusnya tak berubah dari level berbahaya.

Terpantau dari laman bmkg.co.id pada Rabu 14 Oktober 2026 pukul 07.39 WIB, kualitas udara Kota Palangka Raya berada dalam status berbahaya.

Saat ini, menurut BMKG, tingkat polutan di Kota Palangka Raya berada di angka 1.105,8 ug/m. Angka tersebut menunjukkan status berbahaya.

Kondisi kualitas udara Kota Palangka Raya sudah memburuk bahkan sejak pergantian hari. Meski level berbahaya tak pernah berubah, tingkat konsentrasi partikulatnya terus memburuk.

Jika pada pergantian hari konsentrasi partikulatnya masih berada di angka 549,1 ug/m, angka tersebut melonjak menjadi 882,5 ug/.m pada pukul 02.00 WIB dinihari, naik menjadi 1.006,8 ug/m pada pukul 04.00 WIB, dan kini menjadi 1.105,8 ug/m pada pukul 06.00 WIB.

Saat ini, Palangka Raya bahkan menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. Palangka Raya berada di atas Pangkalan Bun, Palembang, dan Sintang.

Menurut Indeks Kualitas Udara versi IQAir, kualitas udara Palangka Raya saat ini berada pada angka 956 AQI/US. Kondisi tersebut juga berada dalam level berbahaya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top