BMPD dan FKIJK Kalteng Salurkan Bantuan, Dukung Penanganan Karhutla di Palangka Raya

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:08:00 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kalimantan Tengah bersinergi menyalurkan bantuan kemanusiaan dan dukungan operasional untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Palangka Raya ini merupakan wujud kepedulian industri jasa keuangan dalam membantu masyarakat terdampak sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menghadapi bencana lingkungan.

Penyerahan bantuan dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, serta perwakilan BPBD, pemerintah kelurahan, perbankan, dan industri jasa keuangan.

Kolaborasi ini menegaskan bahwa peran sektor jasa keuangan tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

Bantuan yang disalurkan mencakup 200 paket masker respirator, sembako, dan vitamin serta tiga tabung oksigen untuk BPBD Kota Palangka Raya.

Dukungan juga diberikan kepada Kelurahan Kameloh Baru dan Kelurahan Kalampangan, masing-masing berupa pembangunan dua titik sumur bor beserta instalasinya, 10 paket masker respirator, sembako, dan vitamin, serta satu tabung oksigen.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat, membantu ketersediaan sumber air untuk penanganan karhutla, serta memperkuat kesiapan petugas dan relawan di lapangan.

Ketua BMPD Palangka Raya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perbankan dan industri jasa keuangan terhadap masyarakat yang menghadapi dampak karhutla.

Semangat huma betang yang menjunjung tinggi kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan bersama.

Sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, petugas, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan, penanganan, serta pemulihan dampak sosial-ekonomi akibat karhutla.

Ke depan, BMPD dan FKIJK Kalimantan Tengah akan terus mendorong kolaborasi lintas lembaga, termasuk pemantauan pemanfaatan bantuan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Melalui langkah nyata ini, sektor jasa keuangan berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan masyarakat, melindungi lingkungan, serta mendukung aktivitas ekonomi agar tetap berjalan kondusif di tengah tantangan bencana. (sly)
 

Reporter: Redaksi
Back to top