Janda Jadi Rebutan, Dua Tetangga Ini Terlibat Perkelahian Maut Berujung Kematian

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:40:00 WIB

KALAMANTHANA, Kendal – Aksi duel maut antara dua petani di Gentinggunung, Kendal, viral di media sosial. Dua tetangga berkelahi akibat rebutan janda.

Perkelahian maut itu melibatkan Rokhadi (50) dan Tubari (49). Keduanya adalah tetangga di Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Akibatnya, Tubari meregang nyawa.

Peristiwa bermula saat Rokhadi berkunjung ke rumah seorang janda berinisial Haryanti (49) yang merupakan kekasihnya pada Rabu 14 Oktober 2026 malam.

Tak lama berselang, Tubari datang menyusul dan memicu cekcok hingga berujung pada aksi saling pukul.

Baku hantam tak terhindarkan hingga mengakibatkan Tubari mengalami luka parah di bagian kepala. Dia akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian dari Polres Kendal yang tiba di tempat kejadian perkara langsung mengamankan Rokhadi sebagai tersangka serta mendalami motif di balik duel maut berdarah tersebut.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengungkapkan, penyidik menemukan persoalan asmara sebagai pemicu perkelahian antara Rokhadi dan Tubari.

“Pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap tersangka dan saksi, perkelahian tersebut pemicu atau motifnya adalah persoalan asmara,” kata Ratna.

Peristiwa berdarah itu bermula sekitar pukul 19.00 WIB ketika Rokhadi mendatangi rumah Haryanti (49), seorang janda yang tinggal di Desa Gentinggunung. Rokhadi kemudian mengobrol dengan Haryanti di ruang tengah rumah tersebut.Cari Kamus

Situasi berubah ketika Tubari tiba-tiba masuk melalui pintu belakang. Tubari kemudian memukul Rokhadi hingga memicu pertengkaran yang berkembang menjadi perkelahian fisik.

“Kejadiannya Rabu (14/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB, berawal saat tersangka ini main ke rumah perempuan tersebut pukul 19.00 WIB. Tersangka lagi asyik mengobrol dengan Haryanti yang kebetulan statusnya seorang janda di ruang tengah dan muncul Tubari yang masuk melalui pintu belakang lalu memukul tersangka (Rokhadi),” ucap Ratna.

Rokhadi dan Tubari kemudian terlibat duel menggunakan tangan kosong. Keduanya saling melayangkan pukulan hingga perkelahian berlanjut dari ruang tengah menuju ruang tamu.

Melihat perkelahian yang semakin sengit, Haryanti keluar rumah untuk meminta bantuan tetangga. Namun, ketika kembali masuk ke rumah, dia mendapati Tubari sudah tergeletak.

“Perkelahiannya sampai ke ruang tamu dan Haryanti yang melihat kejadian itu lari keluar rumah untuk meminta bantuan tetangga. Balik lagi ke dalam rumah, Haryanti lihat korbannya sudah tergeletak,” ujar Ratna.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai perkelahian yang menewaskan Tubari. Penyidik meminta keterangan sejumlah pihak untuk mengungkap kronologi dan penyebab peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi, polisi menetapkan Rokhadi sebagai tersangka dalam kasus perkelahian maut itu.

Kapolres Kendal menyebut persoalan asmara sebagai motif yang memicu pertikaian antara kedua petani tersebut. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian Tubari. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top