KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Jembatan Pulau Petak di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, akan ditutup total mulai Senin (19/10/2026) pukul 22.00 WIB hingga Selasa (20/10/2026) pukul 07.00 WIB. Penutupan sementara ini dilakukan sehubungan dengan pekerjaan pengecoran lantai jembatan, dengan estimasi pekerjaan selama delapan jam.
Ahmad Heriadi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Kalimantan Tengah, mengatakan pengecoran lantai jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan Jembatan Pulau Petak yang menjadi akses vital penghubung antarprovinsi.
“Kami akan melakukan pengecoran lantai Jembatan Pulau Petak, di mana jembatan ini merupakan akses vital antarprovinsi,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dilaksanakan, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan, di antaranya pembongkaran struktur serta penulangan struktur yang akan dicor.
Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Kapuas, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas.
Heriadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas penutupan sementara tersebut. Ia berharap masyarakat, khususnya pengguna jalan, dapat memahami pelaksanaan pekerjaan demi mendukung penanganan dan peningkatan kondisi jembatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Heni Mariati, turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi Jembatan Pulau Petak, atas ketidaknyamanan dan hambatan perjalanan akibat penutupan sementara.
Heni mengatakan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Bidang Bina Marga bersama BPJN Kalimantan Tengah telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan pekerjaan pengecoran lantai jembatan.
“Pengecoran telah siap dilaksanakan. Koordinasi teknis di lapangan juga terus kami lakukan bersama BPJN Kalimantan Tengah dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya BPJN Kalimantan Tengah, atas perhatian dan komitmennya dalam penanganan Jembatan Pulau Petak. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan jalur transportasi tersebut.
Khusus dalam kondisi darurat, seperti ambulans yang membawa pasien maupun mobil pemadam kebakaran yang sedang menjalankan tugas, masyarakat diimbau segera berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk mendapatkan arahan dan penanganan sesuai prosedur keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
Pengguna jalan diharapkan memperhatikan jadwal penutupan tersebut dan menyesuaikan waktu perjalanan untuk menghindari hambatan selama pekerjaan pengecoran lantai Jembatan Pulau Petak berlangsung. (fan)