Ketua DPRD Subandi Minta Duta Mall Perluas Peluang bagi UMKM Kalteng

Penulis: Huda  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 16:58:00 WIB
Ketua DPRD Palangka Raya Subandi mendorong Duta Mall memperkuat kolaborasi dengan UMKM lokal agar pertumbuhan ekonomi dirasakan masyarakat Kalteng.

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Keterlibatan pelaku usaha daerah penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di pusat perbelanjaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan merata bagi masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mendorong pengelola Duta Mall Palangka Raya memperkuat sinergi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal pada momentum peringatan ulang tahun pertama pusat perbelanjaan modern tersebut.

Subandi menilai, Duta Mall yang telah memasuki usia satu tahun memiliki peluang untuk menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi melalui kegiatan perdagangan, jasa, serta interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat.

“Duta Mall Palangka Raya diharapkan terus berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang interaksi masyarakat yang memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” katanya, Senin (12/10/2026).

Ia berharap keberadaan pusat perbelanjaan tersebut dapat membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang lebih luas.

Namun, menurutnya, manfaat ekonomi dari kehadiran pusat perbelanjaan modern tidak hanya diukur dari aktivitas jual beli di dalam gedung. Kesempatan kerja, keterlibatan pelaku usaha daerah, serta hubungan yang saling menguntungkan dengan perekonomian di sekitarnya juga menjadi faktor penting.

Karena itu, momentum satu tahun Duta Mall Palangka Raya diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pengelola pusat perbelanjaan, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang lebih luas, memperkuat daya saing produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top