KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kekalahan kandang beruntun sudah berhasil diatasi Isen Mulang Kalteng FC. Kini mereka memasang target membukukan kemenangan pertama.
Isen Mulang Kalteng FC meraih poin kandang pertama saat menahan imbang Java United FC 1-1 di Stadion Maguwuharjo, Sleman, pada Selasa 20 Oktober 2026 lalu.
Ini merupakan poin pertama Isen Mulang Kalteng FC dalam laga kandang di Kompetisi Indonesia Super League 2026/27. Sebelumnya, mereka menyerah 0-1 dari Persebaya Surabaya.
Isen Mulang Kalteng FC, karena bencana kabut asap akibat karhutla, belum bisa memainkan laga kandang di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya. Mereka harus memainkan partai kandang di kota lain.
Termasuk laga Isen Mulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta, tak dimainkan di Palangka Raya. Duel yang akan berlangsung pada Sabtu 24 Oktober 2026 itu kembali digelar di Stadion Maguwuharjo.
Meski begitu, Pelatih Isen Mulang Kalteng FC, Mundari Karya, yakin timnya bisa menuai hasil yang memuaskan. Dia menegaskan timnya siap berbenah dan meraih kemenangan kandang perdana.
“Untuk laga lawan PSIM, tetap main di Sleman. Kami akan lakuan perbaikan agar bisa meraih kemenangan,” kata Mundari Karya.
Peluang mengalahkan PSIM Yogyakarta bagi Isen Mulang Kalteng FC bukan tak ada. Pasalnya, klub Yogyakarta itu kini berada pada performa terburuknya.
Sudah enam kali memainkan laga, PSIM Yogyakarta belum meraih kemenangan. Enam kali laga, Laskar Mataram itu hanya sekali bermain imbang dengan lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Jika mampu memenangkan laga lawan PSIM Yogyakarta, Isen Mulang Kalteng FC berpeluang keluar dari zona degradasi. Tapi, itu dengan syarat PSS Sleman tak meraih tambahan poin. (*)