KALAMANTHANA, Serang – Kemenangan Isen Mulang Kalteng FC atas Persita Tangerang berada di luar ekspektasi Mundari Karya. Tapi, dia sudah tahu cara meredam Pendekar Cisadane.
Isen Mulang Kalteng FC memenangkan lada di kandang Persita itu dengan 1-0. Menariknya, kemenangan Isen Mulang Kalteng FC itu terjadi di hadapan publik Pendekar Cisadane itu sendiri.
Anderson Silva menjadi pahlawan Laskar Dayak dalam kemenangan di kandang Persita itu. Dialah yang mencetak gol tunggal kemenangan tersebut.
Mundari Karya secara terbuka menyebut hasil positif ini melampaui ekspektasinya, mengingat performa solid yang ditunjukkan Pendekar Cisadane sepanjang musim.
Apalagi, di babak pertama, Isen Mulang Kalteng FC mendapatkan tekanan beruntun dari Persita. Mundari bahkan sampai pada level pasrah jika gawang klub Palangka Raya itu kebobolan.
“Lalu di babak kedua, kami mendapat peluang dan berhasil mengonversinya menjadi gol,” katanya.
Secara jujur, Mundari Karya mengakui ini hasil di luar dugaannya. Dia paham, performa Persita musim ini luar biasa.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para pemain yang mampu berjuang dan bertahan sepanjang 90 menit,” ungkap pelatih senior tersebut.
Membahas aspek taktikal, Mundari mengungkapkan bahwa tim pelatih sengaja menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak terpancing bermain terbuka.
Belajar dari kekalahan saat melawat ke Bandung, Isen Mulang Kalteng FC memilih pendekatan defensif yang terukur.
“Salah satu yang kami cermati dari penampilan Persita belakangan ini, banyak gol mereka lahir dari skema serangan balik,” tambahnya.
Itulah yang sangat diantisipasi Mundari Karya. Dia tak mau Isen Mulang kecolongan karenanya.
“Di babak pertama, kami sengaja memasang strategi saat kehilangan bola, langsung turun menerapkan mid block untuk bertahan. Jangan sampai terkena serangan balik," jelas Mundari.
Kesabaran tersebut membuahkan hasil di babak kedua ketika alur pertandingan mulai berubah.
"Memasuki babak kedua, lawan tampak mulai terpancing karena tuntutan harus memenangkan laga,” nilanya.
Itulah celah yang dimanfaatkan Isen Mulang Kalteng FC. Mereka membuka beberapa peluang dari hal tersebut.
“Saya pikir itu kunci kemenangannya. Kami lebih sabar menunggu saat bertahan, meskipun risikonya memang sangat tinggi. Alhamdulillah, dari babak pertama hingga menit-menit akhir babak kedua, gawang kami tetap aman,” tuturnya. (*)