KALAMANTHANA, Palangka Raya – Vaksin Covid-19 sudah masuk ke Indonesia, dan pemerintah rencanaya akan distribusikan vaksin tersebut pada Januari 2021.

Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengimbau masyarakat agar tetap patuhi protkol kesehatan. “Meskipun dalam waktu dekat ini pemerintah mau sebar vaksin Covid-19, bukan berarti masyarakat menjadi lalai dengan protokol kesehatan. Masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Fairid Naparin mengatakan, jika sudah ada hasil uji klinis, tentu pemerintah akan secara bertahap menyalurkan vaksin tersebut. Pemko Palangka Raya sendiri tetap bersiap untuk menangani penyebaran vaksin. Hanya saja semuanya harus menunggu antrean. “Intinya, meski adanya vaksin, masyarakat harus tetap memprioritaskan prokes,” tegasnya.

Fairid pun menekankan agar masyarakat jangan sampai terlena dengan rencana penyebaran vaksin, sehingga membuat ketaatan menjalankan prokes justru melemah. Sebaliknya masyarakat tetap mengutamakan kebiasaan baru atau new normal.

“Ingat kondisi sekarang ini belumlah normal, penyebaran covid-19 masih meningkat. Tetaplah memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Walikota, Jumat (11/12/2020).

Pemko Palangka Raya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan pemerintah pusat. Terutama terkait mekanisme penyaluran vaksin nantinya. “Jadi, sembari kita tunggu keberlanjutan vaksin tersebut, maka kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Patuhi protokol kesehatan/perubahan perilaku: Mencuci tangan dengan air, memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, menjaga asupan vitamin dan gizi, memeriksakan diri jika ada gejala, melaporkan diri (jujur) jika ada gejala dan berolahraga cukup. (sah)