KALAMANTHANA, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Shalahuddin memberi perhatian serius terhadap korban kebakaran di Jalan Merak, Muara Teweh. Dia pun langsung meninjau.

Dalam peninjauan pada Kamis 8 Januari 2026 itu, Bupati Barito Utara Shalahuddin memastikan pemerintah daerah siap membantu masyarakat yang mengalami musibah kebakaran tersebut.

“Kami menyampaikan rasa prihatin dan empati mendalam kepada warga yang terdampak kebakaran,” kata Bupati Barito Utara, Shalahuddin.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Muara Teweh, Rumah dan Toko H Rani Ludes Dijilat Api

Dalam peristiwa kebakaran itu, empat toko dan satu rumah ludes terbakar. Semuanya adalah milik H Rani. Adapun empat toko berada dalam status sewa.

“Musibah seperti ini tentu tidak kita harapkan, namun pemerintah daerah akan hadir dan berupaya memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Shalahuddin saat berada di lokasi kebakaran di Muara Teweh.

Baca Juga: Selain H Rani, Tiga Pria Ini Alami Kerugian dari Kebakaran Hebat di Muara Teweh

Shalahuddin bertemu langsung dengan warga terdampak dan menyampaikan rasa empati serta keprihatinan atas musibah yang terjadi.

Bupati langsung menginstruksikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera mengambil langkah cepat dalam penanganan pascakebakaran, termasuk penyaluran bantuan dan tali asih sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.

“Saya minta OPD terkait segera berkoordinasi untuk membantu warga, baik melalui bantuan darurat maupun tali asih. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dan mendapat perhatian dari pemerintah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada malam hari, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara Rizali Hadi menyatakan dalam peristiwa kebakaran pada Rabu malam sekitar pukul 23.01 WIB itu mengakibatkan empat toko dan satu rumah ludes terbakar.

“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun nilai diperkirakan ratusan juta rupiah,” katanya.

Peristiwa kebakaran yang terjadi saat hujan itu pada Rabu (7/1/) malam sekitar pukul 23.01 WIB yang mengakibatkan empat toko semi permanen dan satu buah rumah berkonstruksi kayu yang terletak di belakang bangunan toko tersebut habis terbakar.

Bangun terbakar sebuah rumah yang dihuni H Rani yang terletak di belakang empat pintu toko miliknya yang disewakan kepada Wanra Samosir menyewa satu pintu berjualan sembako, Abdan menyewa dua pintu toko gorden dan Imam menyewa satu pintu untuk usaha foto studio.

Upaya pemadaman dilakukan sejumlah personel BPBD setempat, anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, anggota TNI dan Polri serta masyarakat setempat, kobaran api berhasil dipadamkan pada Kamis (8/1) sekitar pukul 01.12 WIB.

“Penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” kata Rizali Hadi. (*)

Baca Juga: Selain H Rani, Tiga Pria Ini Alami Kerugian dari Kebakaran Hebat di Muara Teweh