KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1011/Kapuas resmi berakhir. Penutupan ditandai dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Warnasari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kamis (13/8/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Wakapolres Kapuas Kompol Susilawati, jajaran Forkopimda, pejabat TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Penutupan TMMD dilakukan Kasdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono. Hadir pula Kasrem 102/Panju Panjung Kolonel Inf Victor Andhyka Tjokro, dan Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto selaku Dansatgas TMMD ke-129.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1011/Kuala Kapuas selaku Dansatgas TMMD menyampaikan progres dan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan. Program TMMD berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan melibatkan prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat.

Selanjutnya, Kasdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD.

Dalam amanat tersebut, Kasad menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah, personel Satgas TMMD, instansi terkait, mitra TNI AD, serta masyarakat yang mendukung pelaksanaan TMMD hingga seluruh sasaran kegiatan dapat diselesaikan.

Kasad menegaskan, TMMD merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan lintas sektoral. Pelaksanaannya diarahkan untuk membantu pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari jumlah pembangunan fisik yang diselesaikan. Hasil kegiatan juga harus mampu memperlancar aktivitas warga, membuka akses perekonomian, meningkatkan kualitas kesehatan, serta mendorong kemandirian masyarakat.

Karena itu, penentuan sasaran TMMD diarahkan pada kebutuhan masyarakat yang mendesak dan bernilai strategis dengan mempertimbangkan kondisi nyata di wilayah sasaran serta masukan dari masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian dari TMMD melalui penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan kepada masyarakat. Materi kegiatan disusun bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dengan menyesuaikan kebutuhan serta karakteristik masing-masing wilayah.

Pelaksanaan TMMD ke-129 TA 2026 turut disinergikan dengan lima program unggulan TNI AD, yakni ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta Bersatu dengan Alam.

Kasad meminta hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Penutupan TMMD pada hari ini menandai berakhirnya masa pelaksanaan kegiatan, tetapi kepedulian dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan harus terus dilanjutkan,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Brigjen TNI Sugiyono.

Pemerintah daerah, satuan kewilayahan, dan masyarakat juga diminta terus berkoordinasi dalam menjaga serta memelihara hasil pembangunan. Semangat gotong royong yang terbentuk selama pelaksanaan TMMD diharapkan tetap dipertahankan.

Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas TMMD atas dedikasi dan kerja keras selama berada di tengah masyarakat.

Pada akhir amanatnya, Kasad menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan, TMMD ke-129 TA 2026 secara resmi dinyatakan ditutup pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Penutupan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa tugas Satgas TMMD, sementara hasil pembangunan dan semangat kebersamaan yang telah terbentuk diharapkan tetap berlanjut di tengah masyarakat.

Penutupan TMMD juga diwarnai Bazar UMKM, Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Perekaman E KTP, Pembuatan AKTA, KIA dan peninjauan hasil rehab musala serta peresmian jembatan oleh Kasdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono. (fan)