KALAMANTHANA, Sampit – Seorang pengendara terjatuh di Jalan Jenderal Sudirman Km 5, Sampit, Kotawaringin Timur. Gara-gara jarak pandang terbatas udara kabur?

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa 13 Oktober 2026  pagi. Korban mengalami sejumlah luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Pasir Putih untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden itu terjadi di sekitar SPBU Wilmar Petro. Saat warga mendatangi lokasi, korban sudah tergeletak di jalan dengan kondisi mengalami luka lecet pada kaki serta memar di bagian kepala.

Warga setempat, Dhani, membenarkan kejadian tersebut. Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan.

“Korban sudah dibawa ke Puskesmas Pasir Putih. Saat itu kondisinya masih sadar, meski mengalami luka-luka,” ujarnya.

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan pengendara itu terjatuh. Informasi awal dari warga belum memberikan gambaran utuh mengenai kejadian sebelum korban ditemukan di jalan.

Di sekitar lokasi, warga juga tidak melihat adanya tumpahan minyak atau bahan lain yang berpotensi membuat permukaan jalan licin. Namun, kondisi tersebut belum cukup untuk memastikan faktor yang memicu insiden.

“Waktu warga tiba, korban sudah terjatuh. Tidak terlihat juga ada tumpahan minyak atau bahan lain di jalan. Jadi, penyebab pastinya belum diketahui,” ungkap sumber informasi tersebut.

Hanya saja, pagi itu, udara di Kotawaringin Timur masih terpapar udara kabur, meski tak bisa dipastikan juga kondisi ini jadi penyebabnya.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas korban maupun perkembangan kondisinya setelah mendapat penanganan di Puskesmas Pasir Putih.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian di jalur Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan salah satu akses utama aktivitas masyarakat di Sampit. Meski demikian, belum ada informasi yang memastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kondisi jalan, kendala saat berkendara, atau faktor lainnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pengendara terjatuh masih belum diketahui secara pasti. (su)