KALAMANTHANA, Palangka Raya – Palangka Raya menggeser Palembang sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada hari ini.

Tak hanya Palangka Raya, kota lainnya di Kalimantan Tengah, yakni Pangkalan Bun, juga bertengger di posisi tiga terburuk. Di tengahnya ada Palembang di Sumatera Selatan.

Kualitas udara di Kalimantan Tengah saat ini masih menjadi salah satu yang terburuk. Dua kota di Bumi Tambun Bungai berada dalam kondisi level berbahaya.

Kedua kota itu adalah Kota Palangka Raya dan Pangkalan Bun. Keduanya berada dalam daftar kota dengan udara terburuk di Indonesia.

Kota Palangka Raya, sebagaimana terpantau dari laman BMKG pada Jumat 23 Oktober 2026 pukul 08.05 WIB, menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia saat ini.

BMKG mencatat tingkat konsentrasi partikulatnya mencapai 861,3 ug/m, jauh melampaui catatan pada jam serupa sehari sebelumnya yang 556,2 ug/m.

Tak kalah buruknya adalah Kota Pangkalan Bun di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Saat ini, kualitas udaranya juga berada pada level berbahaya dengan 559,9 ug/m.

Terpantau dari laman bmkg.go.id, kota lain di Tanah Borneo, yakni Banjarbaru di Kalimantan Selatan, kini turun level dari berbahaya menjadi tidak sehat. Konsentrasi partikulatnya turun drastis dari 501,7 ug/m menjadi 111,8 ug/m.

Daftar kualitas udara kota di Kalimantan

Berbahaya

Palangka Raya (Kalimantan Tengah): 861,3 ug/m

Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah): 559,9

Sangat tidak sehat

Samarinda (Kalimantan Timur): 248,0 ug/m

Tidak sehat

Banjarbaru (Kalimantan Selatan) 111,8

Kubu Raya (Kalimantan Barat): 107,5

Sedang

Kotabaru (Kalimantan Selatan): 22,7