KALAMANTHANA, Palangka Raya – Duel Isen Mulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta akan berlangsung. Sembilan fakta menarik muncul menjelang laga.

Pertandingan Isen Mulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Kompetisi Indonesia Super League berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 24 Oktober 2025 mulai pukul 15.30 WIB.

Pertandingan Isen Mulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta ini semula direncanakan berlangsung di Stadion Maguwuharjo, Sleman. Tapi, laga tersebut tak mendapatkan izin dari kepolisian.

Menjelang laga, sedikitnya ada 9 fakta menarik dalam laga Ien Mulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta ini. Yang cukup menarik adalah fakta kedelapan.

Berikut deretan faktanya

1.Isen Mulang tak Terkalahkan

Isen Mulang Kalteng FC saat ini menduduki peringkat ke-16 di klasemen sementara Kompetisi Indonesia Super League. Mereka bangkit dari posisi juru kunci.

Dalam pertandingan terakhir, Isen Mulang Kalteng FC bermain imbang 1-1 saat menjamu Java United. Mereka bahkan nyaris menang kalau tak kecolongan gol balasan.

Pada lima laga terakhir, Isen Mulang Kalteng FC memiliki rekor 1 kali menang, 1 kali imbang, dan 3 kali kalah. Tapi, di dua laga terakhir, klub Palangka Raya ini tak terkalahkan.

2. PSIM tim Kalahan

PSIM Yogyakarta berada di peringkat ke-17 klasemen sementara saat ini. Mereka baru memetik satu poin.

Setelah menyerah 0-1 di kandang FC Bhayangkara, PSIM Yogyakarta kini kalah dalam seluruh lima laga terakhirnya.

Dari enam pertandingan yang sudah dimainkan, PSIM Yogyakarta belum pernah menang. Rekor mereka 1 kali imbang dan 5 kali kalah.

3. Rekor head to head

Kedua klub pernah bertemu di Kompetisi Championship dua musim lalu. Saar itu, Isen Mulang Kalteng FC masih bernama Adhyaksa FC.

Dalam dua pertemuan itu, Isen Mulang FC tak pernah menang. Rekor mereka adalah sekali imbang dan sekali kalah.

Terakhir kali bertemu, saat Isen Mulang Kalteng FC bertindak sebagai tuan rumah, mereka bermain imbang tanpa gol.

4. Pemain penting Isen Mulang Kalteng FC

Dua nama patut dinantikan aksinya dalam pertandingan ini untuk Isen Mulang Kalteng FC. Keduanya adalah Vinicius Baiano dan Modou Manneh.

Vinicius hingga saat ini belum mencetak satu gol pun untuk Isen Mulang. Tapi, dua dari tiga gol mereka lahir dari assistnya.

Sedangkan Modou Manneh menyumbang satu gol untuk Isen Mulang Kalteng FC. Dia terbukti mulai bisa menyesuaikan diri dengan kompetisi Indonesia.

5. Pemain penting PSIM

Dua pemain PSIM Yogyakarta yang patut jadi perhatian adalah Nemin Haljeta dan Adrian Purzycki. Mereka jadi kunci di tengah absennya Ze Valente.

Haljeta sejauh ini baru menyumbang satu gol untuk PSIM Yogyakarta. Dia pemain berpengalaman di Liga Indonesia dan kerap mencetak gol.

Sedangkan Adrian Purzycki, pemain asal Polandia, juga ikut menyumbang satu dari tiga gol PSIM Yogyakarta sejauh ini.

6. Kartu merah 0-2

Dua pemain PSIM Yogyakarta sejauh ini sudah menerima kartu merah. Teranyar adalah Ze Valente. Satu lainnya adalah Adrian Purzicky.

Isen Mulang Kalteng FC belum memiliki satu pun pemain yang terkena kartu merah. Tapi, sejumlah pemainnya sudah pernah menerima kartu kuning.

7. Kelemahan Isen Mulang Kalteng FC

Akurasi tendangan masih lemah. Sejauh ini, akurasi tembakan pemain-pemain Isen Mulang Kalteng FC hanyalah 27 persen.

Ini angka terendah di antara klub-klub lainnya. Rata-rata akurasi tembakan di Indonesia Super League adalah 40 persen.

8. Kelemahan PSIM Yogyakarta

Lini pertahanan PSIM Yogyakarta terhitung lemah. Mereka menjadi klub dengan sasaran tembakan paling sering.

Saat ini, tendangan terarah ke gawang PSIM Yogyakarta rata-rata 6,2 di tiap pertandingan. Rata-rata di Kompetisi Indonesia Super League hanyalah 4,1.

9. Fakta menarik lain

Jefri Wibowo, jika diberi kesempatan strater di kubu Isen Mulang Kalteng FC, akan berhadapan dengan klub yang membinannya.

Jefri Wibowo adalah pemain produk akademi sepak bola PSIM Yogyakarta. Musim lalu, dia hanya sempat tampil di satu pertandingan untuk Laskar Mataram. (*)