DPRD Terima Aduan Warga Pendreh Karena Bibit Ikan Banyak Mati

Penulis: admin2019  •  Senin, 11 November 2019 | 12:20:52 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Warga Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melaporkan perusahaan tambang, PT Nantoy Bara Lestari (NBL) ke DPRD setempat, karena bibit ikan mati. 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barut Parmana Setiawan membenarkan, pengaduan warga bahwa bibit ikan dalam 10 keramba milik mereka mati, diduga akibat pencemaran dari pelabuhan PT NBL. "Warga melaporkan saat hujan turun, aliran air di pelabuhan milik PT NBL membawa material batubara turun ke sungai," kata Parmana, Senin (11/11/2019).

Akibat bibit ikan banyak mati, kini para pembudidaya keramba di Desa Pendreh tak dapat lagi memproduksi ikan untuk dijual. Mereka tidak  mendapatkan pasokan bibit. “Memang ada tali asih dari perusahaan, tetapi tidak sesuai dengan harapan warga,” ucap Parmana politikus PKB.

Parmana memastikan DPRD segera memanggil PT NBL dan dinas terkait. Pemanggilan diatur dala jadwal hearing DPRD.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barut Suriawan Prihandi mengaku, belum ada laporan yang masuk dari warga ke kantornya. "Kami tunggu secara tertulis, sehingga ada legalitas laporan. Termasuk jika ada upaya hukum, ada dasarnya," kata dia.

Kepala Teknik Tambang PT NBL Ari Budi tak merespon pertanyaan yang diajukan KALAMANTHANA via aplikasi WhatsApp.(mel)

Reporter: admin2019
Back to top