Banjir Rob Genangi Pesisir Kotim, BPBD Imbau Warga Waspada

Penulis: Editor Kalamanthana 25  •  Minggu, 07 Desember 2025 | 09:36:08 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Wilayah pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dialanda Banjir rob. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat dua wilayah terdampak, yakni Desa Babaung di Kecamatan Pulau Hanaut serta Kelurahan Samuda Kota di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

“Di Desa Babaung, banjir rob sudah naik sampai ke badan jalan. Jalan menuju Pagatan terendam dengan ketinggian air 20–30 sentimeter,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, Minggu (7/12/2025) pagi.

Sementara di Kelurahan Samuda Kota, kawasan pasar juga ikut tergenang dengan ketinggian air hampir sama. Genangan air di sejumlah titik membuat aktivitas warga semakin terbatas. “Jalan yang tergenang tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua. Untuk roda empat tadi malam masih bisa lewat, tetapi tetap berisiko,” katanya.

Banjir rob mulai terpantau sejak Sabtu (6/12/2025) dan diperkirakan berlangsung hingga 15 Desember. BPBD memprediksi puncak genangan terjadi pada pukul 18.00–22.00 WIB. Selain itu, Multazam mengingatkan warga agar mewaspadai kemunculan hewan predator dari perairan pesisir yang berpotensi naik ke permukaan saat banjir.

“Kami imbau warga di wilayah selatan tetap waspada. Lebih baik berjaga-jaga daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Saat ini adalah situasi kewaspadaan,” tegasnya.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai peningkatan air pasang (rob) di sejumlah daerah pesisir Indonesia, termasuk Kotim, yang diprediksi terjadi pada 6–13 Desember 2025.

Banjir rob ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat pesisir Kotim untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. (Su).

Reporter: Editor Kalamanthana 25
Back to top